Diklatsar KSR PMI Kabupaten Cirebon Resmi Ditutup

- 8 Desember 2019, 17:33 WIB

PENDIDIKAN dan Latihan Dasar (Diklatsar) yang diikuti 16 anggota KSR PMI Kabupaten Cirebon selama 12 hari sejak 27 November-8 Desember 2019 di Bumi Perkemahan Gunung Puntang Kab. Bandung, secara resmi ditutup pada hari ini. Penutupan dipimpin pengurus PMI Jabar, Ahmad Taufiqurachman mewakili Ketua PMI Jabar, Irjen Pol. (Purn) Adang Rochjana, dengan ditandai pemasangan syal dan topi PMI Kab. Cirebon.

Diklatsar anggota KSR dari unsur Perguruan Tinggi, Karang Taruna, UTD dan umum se-Kab. Cirebon ini diselenggrakan oleh Tim PMI Jabar. Kegiatan digelar selama 8 hari di ruangan/kelas dan 4 hari di lapangan,

"Diklatsar ini merupakan proses pengkaderan relawan PMI Kab. Cirebon, sebagai salah satu program kepengurusan kami," kata Ketua PMI Kab. Cirebon, Hj Sri Heviyana.

Sementara itu, Ka Markas PMI Jabar, Erlan Suherlan mengatakan, materi yang diperoleh peserta Diklatsar adalah manajemen posko, manajemen bencana, manajemen tanggap bencana, pertolongan pertama di lapangan, teknik hidup di alam terbuka, kepemimpinan, korsa dan pembentukan karakter serta simulasi tanggap darurat.

Ahmad Taufiqurachman selaku pembina ucapara pengukuhan mengatakan, setelah resmi dikukuhkan menjadi Relawan PMI, khususnya di Kab. Cirebon, dalam menjalankan tugas kepalang merahan hendaknya bertikngkah laku sesuai dengan Tujuh Prinsip palang Merah/Bulan Sabit Merah Internasional.
"Menghormati dan memahami aturan penggunaan lambang dan mencegah penyalahgunaan lambang. Siap sedia dalam situasi darurat, merespon kebutuhan orang-orang yang perlu bantuan. Menyetujui dan memahami Code Of Conduct–Safer Access, serta mempunyai motivasi dan komitmen yang tinggi dalam melakukan tugas," tuturnya.

Pengirim
H. Sudaryo
Humas PMI Jabar

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Cadangan Uang

9 Juli 2020, 21:17 WIB

“Sense of Crisis” ala Islam

9 Juli 2020, 08:58 WIB

Menyoal PHK di Tengah Wabah Pandemi

8 Juli 2020, 09:23 WIB

Adakah Inflasi dalam Islam?

7 Juli 2020, 14:27 WIB

Menjadi Produktif di Masa Pademi

5 Juli 2020, 16:02 WIB

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X