Fikrah Pancasila Dalam Kehidupan Keluarga

- 1 Juni 2020, 08:39 WIB

MENURUT KBBI Fikrah berarti Ideologi, Pancasila merupakan dasar negara Indonesia. Pancasila lahir dengan proses yang panjang dari periode pengusulan hingga penetapan Pancasila sebagai dasar negara. Sidang BPUPKI pertamakali dilaksanakan pada 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945. BPUPKI sendiri adalah bentukan dari Pemerintahan Jepang dibentuk pada 29 April 1945 yang beranggotakan 60 orang, dan diketuai oleh dr. Rajiman Wedyodiningrat. Pada 29 Mei 1945 adalah sidang pertama dengan bahasan materi pokok membicarakan tentang calon dasar negara. Terdapat beberapa usulan dari beberapa tokoh diantaranya: Muh. Yamin, Ir. Soekarno, Ki Bagus Hadikusumo, dan Soepomo.

Sidang kedua BPUPKI pada 10-16 Juli 1945 ini adalah cikal bakal lahirnya Piagam Jakarta. Pada pertenggahan Agustus 1945 dibentuklah PPKI. Pada tanggal 17 Agustus 1945 Ir. Soekarno membacakan teks Proklamasi. 18 Agustus 1945 PPKI bersidang dan menentukan posisi bangsa Indonesia. Disahkannya UUD 1945 yang terdiri dari pembukaan, batang tubuh dan penutup. Dan merumuskan pancasila dalam UUD 1945.

Hingga kini Pancasila menjadi dasar negara Indonesia, menjadi pemersatu atas keragaman di bumi Nusantara. Sila-sila dalam pancasila saling berkaitan satu sama lain. Menjadi pedoman dalam berbangsa dan bernegara. Sebagai fikrah Pancasila menjadi kuci dalam menguraikan segala permasalahan bangsa. Pancasila merupakan tonggak pengabungan antara keberagaman suku, bahasa, agama, politik, sosial dan budaya.

Nilai dari tiap sila Pancasila. Pertama, adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, setiap warga negara harus memiliki keyakinan akan Tuhan yang maha Esa. Ini merupakan wujud penghargaan kepada Agama yang ada di Indonesia. Sikap toleransi dan saling menghargai yang akan senantiasa akan menciptakan pedamaian yang ada di Indonesia. Sila kedua, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, artinya sebagai sesama mahluk Tuhan yang mendiami Indonesia harus senantiasa memanusiakan manusia. Saling menghargai manusia satu dengan yang lainnya.

Ketiga, persatuan Indonesia, pentingnya mengetahui sejarah supaya para generasi muda tau bahwa Indonesia merdeka karena para pejuang bersatu menyatukan tekad untuk sama-sama berjuang menuju kemerdekaan Indonesia. Sudah seyogyanya kita sebagai generasi muda menjaga persatuan Indonesia, sebagai usaha meneruskan perjuang para pahlawan yang memerdekakan Indonesia.

Keempat, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan. Dalam sila ke empat ini kita diajarkan untuk membudayakan musyawarah untuk mencapai mufakat. Kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia diharapkan Indonesia bisa mewujudkan keadilan dalam berbagai bidang kepada warga negaranya.

Menyertakan Pancasila Dalam Kehidupan Keluarga
Nilai-nilai Pancasila sebaiknya diterapkan dalam lingkup keluarga, keluarga merupakan tempat belajar pertama bagi anak-anak sebelum mengenyam pendidikan formal. Aplikasikan kelima sila dalam pancasila itu kepada anak-anak kita, agar disaat tumbuh dewasa mereka dapat terus mengamalkan sila-sila Pancasila dalam kehidupan berbagsa dan bernegara. Jika dasarnya sudah benar, maka anak mempunyai pedoman.

Pancasila sendiri harus diajarkan oleh anak sedari dini. Lingukungan keluarga adalah media pertama anak belajar terutama seorang ibu, dari pitutur seorang ibu anak mengenal banyak hal untuk pertama kalinya. Seharusnya orang tua harus mengenalkan Pancasila kepada putra-putrinya sebelum mereka mengenal dibangku sekolahan. Ajarkan dari sila pertama sampai sila kelima. Mengajarkan sesuatu kepada anak itu seperti mengukir di atas batu.

Belajar sesudah dewasa bagai mengukir di atas air. Esensinya dari peribahasa ini adalah sesuatu yang diajarkan semenjak dini akan melekat dan akan menjadi kebiasaan sampai tua, maka itu sulit untuk melekat sebagai sebuah kebiasaan. Bukan hanya diajarkan menghafal tetapi diajarkan makna dibalik sila-sila dalam pancasila. Menghargai pendapat satu dengan yang lain.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Menyiasati Sengketa Antar Notaris

15 Juli 2020, 19:50 WIB

Cadangan Uang

9 Juli 2020, 21:17 WIB

“Sense of Crisis” ala Islam

9 Juli 2020, 08:58 WIB

Menyoal PHK di Tengah Wabah Pandemi

8 Juli 2020, 09:23 WIB

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X