Pameran Seni Teks, Hikmah di Balik Pandemi

- 20 September 2020, 08:32 WIB
Foto penulis. /

GALAMEDIA - Lebih dari 40 seniman dari berbagai kota di Indonesia, mengikuti "Pameran Teks", yang diselenggarakan oleh Rumah Kreatif Taboo bekerjasama dengan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Pameran berlangsung tanggal 17 sampai dengan 19 September 2020.

Pameran dibuka oleh Wakil Rektor III, Dr. Rusdianto, ST.,MT. Sementara para seniman tergabung dalam Kuliah Seni Rupa pimpinan kang Rahmat Jabaril. Beliau seorang seniman Ketua Dewan Kesenian Kota Bandung.

Baca Juga: Cek Merchant Baru ShopeePay Minggu Ini, Siap Buat Kamu Kenyang dan Kantong Hemat

Tentu saja merasa senang ketika ada tawaran untuk membuat teks tentang seni, tidak lebih dari 100 kata. Diseleksi dan kembali mental sambil terus memperbaiki tulisan.

Tidak hanya penulis, ada pelukis, penari, aktivis politik, dosen, guru, dan lain-lain yang bergabung dalam kulwab tersebut merasa tertantang dengan diskusi-diskusi penuh makna, yang akhirnya dituntut untuk menghasilkan karya seni dalam bentuk tulisan.

Sederhana kiranya jika saya yang juga diikutsertakan dalam pameran tersebut, merasakan ada luapan emosi yang tidak terbendung.

Baca Juga: Widih, Harga Emas Hari Ini, Minggu 20 September 2020 Benar-benar Diluar Prediksi

Entah mengapa, ini sebuah kegiatan yang sangat positif, dilakukan atas kebersamaan, tulus tanpa pungutan biaya apapun, namun ingin mengapresiasi para seniman agar senantiasa terus berkarya, tidak terpuruk bahkan hilang ditelan keputusasaan.

Kang Tantra Sakre, S.Sen.,M.Pd beliau sebagai Ketua Pendidikan Seni Rupa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, senantiasa fokus menerima email yang telah disaring Kang Rahmat Jabaril, untuk dipamerkan. Karya para seniman mendapat tempat unik di universitas tersebut.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X