Bima Arya Cabut Laporan Terhadap RS Ummi, Kapolda Malah Bilang Begini

- 30 November 2020, 13:48 WIB
Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri saat memberikan keterangan di Mapolda Jabar, Senin 30 November 2020. /Remy Suryadie/Galamedianews

GALAMEDIA - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Ahmad Dofiri tidak meyakini Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, mencabut laporan kepolisian terhadap Rumah Sakit Ummi.

"Saya tidak yakin wali kota sungguh-sungguh menyatakan itu," tegas Dofiri kepada wartawan di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Senin 30 November 2020.

Dofiri pun secara tegas mengatakan, bahwa ada dugaan manajemen RS Ummi yang berupaya menghalangi atau menghambat penanganan atau penanggulangan wabah Covid-19 seperti yang tercantum dalam laporan.

"Ini bukan delik aduan, tapi pidana murni. Kalau pidana murni, kewajiban negara melalui aparatnya, yakni kepolisian untuk menghandle langsung dan mengusut perkara ini," tegas Dofiri.

Baca Juga: Habib Rizieq Dipanggil Polisi, Pengikut Setianya Langsung Serukan 'Hayya Alal Jihad !!'

Dalam kesempatan itu, Dofiri juga mengingatkan semua pihak untuk berperan serta dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 seiring terus meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia, termasuk di Jabar.

"Hari kemarin yang kena Covid-19 itu seluruh Indonesia 6.000 (orang) lebih, angka yang paling tertinggi. Maka, saya ingatkan kepada semuanya, apakah kita akan membiarkan terus korban berjatuhan? Dan apakah kita harus membiarkan berapa besar anggaran negara yang dikeluarkan untuk penanganan COVID?" katanya.

Dofiri juga mengingatkan semua pihak untuk tidak menghalang-halangi upaya penanganan Covid-19. Bahkan, dia mengancam, akan mengambil tindakan tegas dan terukur kepada siapapun yang berupaya melakukan hal itu.

Baca Juga: Kemenparekraf Perkuat Sapta Pesona dan Revitalisasi Amenitas DTW se-Bali

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X