Ngambek Soal Pengadangan Polisi di Petamburan, Kapolri: Kita Akan Sikat Semua!

- 3 Desember 2020, 22:07 WIB
Kapolri Jendral Polisi Idham Azis /


GALAMEDIA - Kapolri Jenderal Idham Azis berang dengan adanya aparat polisi dihalangi oleh Ormas Front Pembela Islam (FPI) saat hendak mengantar surat panggilan kedua kepada Habib Rizieq Shihab di Petamburan III, Jakarta Pusat.

Jenderal Idham Azis menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan organisasi kemasyarakat (ormas) yang melakukan cara-cara premanisme untuk menghalangi proses penegakan hukum di Indonesia.

"Negara tidak boleh kalah dengan ormas yang melakukan aksi premanisme. Kita akan  sikat semua. Indonesia merupakan negara hukum. Semua elemen harus bisa menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat," kata Idham kepada wartawan, Kamis 3 Desember 2020.

Jenderal bintang empat itu meminta kepada seluruh stakeholder ataupun ormas sekalipun harus patuh dengan payung hukum yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga: Ali Mochtar Ngabalin Ngamuk Dituding Berperan Penjarakan Edhy Prabowo, Langsung Lapor Polisi

Menurutnya, ancaman pidana diatur dengan jelas untuk pihak-pihak yang mencoba menghalangi proses penegakan hukum di Indonesia.

"Ada sanksi pidana untuk mereka yang mencoba menghalang petugas dalam melakukan proses penegakan hukum," ujar Idham.

Disisi lain, Idham memastikan, Polri akan mengusut tuntas kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan yaitu dalam hal ini adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di beberapa acara yang dihadiri Rizieq.

"Polri selalu mengedepankan azas Salus Populi Suprema Lex Exto atau Keselamatan Rakyat Merupakan Hukum Tertinggi," tandas mantan Kepala Bareskrim Polri ini.

Baca Juga: Pernyataan Habib Rizieq Membuatnya Tercengang, Rocky Gerung: Mudah-mudahan Direkam Intelijen

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X