Kapolda Jabar Klaim Tindak Pidana Di Wilayah Hukumnya Menurun Sepanjang Tahun 2020

- 29 Desember 2020, 13:24 WIB
Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri menjelaskan Polda Jabar telah memecat 10 anggotanya selama tahun 2020 pada rilis Polda Jabar /Remy Suryadie
GALAMEDIA - Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri mengklaim tindak pidana sepanjang tahun 2020, yang ditangani oleh Ditreskrim Umum, Ditreskrim Khusus, Ditresnarkoba dan Ditpolair Polda Jabar beserta jajarannya secara umum menurun dibandingkan tahun sebelumnya. 
 
"Berdasarkan data, secara total, tindak pidana tahun 2020 sebanyak 17.674 perkara. Jumlah tersebut jika dibandingkan dengan tahun 2019 menurun sebanyak 8,42 persen atau tercatat 19.300 perkara," jelas Dofiri kepada wartawan pada rilis akhir tahun 2020 di Mapolda Jabar, Selasa 29 Desember 2020.
 
Masih dikatakannya, penurunan pun dilihat dari data penyelesaian perkara tindak pidana tahun 2020 sebessar 10,37 persen dibandingkan tahun lalu. Dengan kata lain, tahun ini penyelesaian sebanyak 13.900 perkara, sedangkan tahun 2019 sebanyak 15.509 perkara yang diselesaikan.
 
 
"Dilihat dari golongan, kejahatan konvensional tahun 2020 sebanyak 14.369 perkara. Sedangkan tahun 2019 sebanyak 16.008 perkara atau terjadi penurunan 10,24 persen," katanya.
 
Sedangkan kejahatan Transnasional, lanjut tahun 2020 sebanyak 52 perkara. Dibandingkan tahun 2019 sebanyak 62 perkara, turun 16,12  persen.  Kemudian kejahatan Narkoba tahun pada tahun 2020 sebanyak 2.299. Dibandingkan di tahun 2019 sebanyak 2.204 perkara, naik 4,13% atau 95 perkara.
 
"Sedangkan jumlah tersangka tahun 2020 sebanyak 2.812 orang. Tahun 2019 sebanyak 2.774 orang, ada naik 1,36 persen," jelasnya.
 
 
Lalu, untuk tindak pidana korupsi tahun 2020 sebanyak 65 perkara. Diibandingkan tahun 2019 sebanyak 71 perkara, naik 8,45 % atau 6 perkara. Sedangkan jumlah tersangka kasus korupsi tahun 2020 sebanyak 60 orang.
 
"Dibandingkan tahun 2019 sebanyak 80 orang, turun 25 persen atau 20 orang. Jumlah uang negara yang berhasil diselamatkan tahun 2020 sebesar Rp. 27.472.141.669. Dibandingkan tahun 2019 Rp. 36.884.640.947, turun sebesar Rp. 9.412.499.278," jelas dia.
 
Kejahatan di Perairan tahun 2020 sebanyak 12 perkara. Dibandingkan tahun 2019 sebanyak 11 perkara, naik 8,33 % atau 1 kasus.
 
 
Sedangkan kasus Laka laut di perairan yang terjadi sepanjang tahun 2020 sebanyak 140 kasus. Dibandingkan tahun 2019 sebanyak 77 kasus, naik 45 % atau 63 kasus kasus Laka laut.
 
 
 
 

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X