Walah! Habib Rizieq, Habib Hanif dan Dirut RS Ummi Terancam 10 Tahun Penjara

- 11 Januari 2021, 19:08 WIB
Kabag Penum Biro Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pol. Ahmad Ramadhan di Gedung Bareskrim Polri. /Dok Humas Polri/

GALAMEDIA - Habib Rizieq Shihab (HRS) menjadi tersangka dalam kasus dugaan menghalangi kerja Satgas Penanganan COVID-19 oleh RS Ummi Bogor, Jawa Barat, atas pelayanan kesehatan risiko COVID-19 terhadap yang bersangkutan.

Polisi menyebutkan HRS disangkakan dengan pasal berlapis.

"Terancam Pasal 14 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dengan ancaman 6 bulan hingga 1 tahun penjara," kata Kabag Penerangan Umum Divhumas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin 11 Januari 2021.

Ia menyebutkan pula Pasal 14 dan atau Pasal 15 UU No. 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana tentang menyiarkan berita bohong dan menerbitkan keonaran dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.

Baca Juga: Ditampol Melly Goeslaw, dr Tirta: Takut Saya, Takut Banget, Saya Masih Pengin Hidup

Selain itu, Pasal 216 KUHP, yakni dengan sengaja tidak mengikuti perintah yang dilakukan menurut undang-undang atau dengan sengaja menghalangi tindakan pejabat menurut undang-undang dengan ancaman 4 bulan penjara.

Tangkapan layar video Habib Rizieq Shihab saat berada di RS Ummi.
Tangkapan layar video Habib Rizieq Shihab saat berada di RS Ummi.

Tidak hanya Rizieq, dua tersangka lainnya dalam kasus ini, yakni Direktur Utama RS UMMI dr. Andi Tatat dan menantu HRS, Habib Hanif Alatas, juga akan dikenai pasal serupa.

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara pada tanggal  8 Januari 2021.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X