Oknum Polisi Tembak Mati Anggota TNI, Kapolri Keluarkan 5 Perintah, Salah Satunya Perketat Pinjam Pakai Senpi

- 25 Februari 2021, 19:55 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. /Antara/

GALAMEDIAKapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo langsung menerbitkan Surat Telegram Rahasia usai oknum anggota Polri Bripka CS menembak mati anggota TNI AD dan tiga karyawan kafe di Cengkareng, Jakarta Barat.

Telegram tersebut teregister dengan nomor ST/396/II/HUK.7.1./2021 tertanggal 25 Februari 2021.

Telegram ditujukan untuk para Kapolda. Isinya yakni arahan dalam menyikapi kasus penembakan tersebut. Terutama agar tidak terulang kembali hingga mencegah terjadinya perselisihan.

Baca Juga: Buntut Penembakan di Cengkareng, Propam Polri Pecat Bripka CS

“Iya betul, sebagai langkah antisipasi peristiwa serupa tak terjadi lagi, sekaligus untuk menjaga soliditas dengan TNI yang selama ini berjalan baik,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.

Berikut 5 Poin Surat Telegram Kapolri kepada Para Kapolda:

1. Menindak tegas anggota Polri yang terlibat dalam kejadian tersebut dengan melaksanakan proses Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dan proses pidana.

Baca Juga: Namanya Kembali Diungkit-ungkit SBY, Moeldoko: Saya Pikir Sudah Selesai
    
2. Secara proaktif terus meningkatkan sinergitas antara Polri dan TNI melalui kegiatan operasional terpadu, keagamaan, olahraga, bersama, kolaborasi giat sosial atau kemasyarakatan.
    
3. Memperketat proses pinjam pakai senpi dinas yang hanya diperuntukan bagi anggota Polri memenuhi syarat dan tidak bermasalah serta memperkuat pengawasan dan pengendalian dalam pemakaiannya.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Profil Evan Sanders, Pemeran 'Nino' di Ikatan Cinta Ternyata Berdarah Papua
    
4. Memerintahkan para Kasatwil dan pengemban fungsi Propam untuk melaksanakam koordinasi dengan satuan TNI setempat dan POM TNI untuk terus mengantisipasi dan menyelesaikan perselisihan atau permasalahan antara anggota Polri dan TNI secara cepat, tepat, tuntas, dan berkeadilan.
    
5. Pada kesempatan pertama melaporkan upaya-upaya penanganan dan pencegahan terhadap perselisihan dan keributan antara anggota Polri dan TNI yang telah dilaksanakan di masing-masing wilayahnya kepada Kapolri.***

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X