Luka Serius di Bagian Kepala, Perwira Polisi Korban Pengeroyokan Dirawat di Ruang Perawatan Khusus

- 26 November 2021, 18:12 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjenguk Kabag Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali yang sedang menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis (25/11/2021). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjenguk Kabag Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali yang sedang menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis (25/11/2021). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi /

 

GALAMEDIA - Kabag Operasional Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali yang menjadi korban pengeroyokan massa ormas Pemuda Pancasila (PP) mengalami luka serius pada bagian kepala.

Kepala Bidang Pelayanan Medis Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta, Kompol Yayok Witarto mengatakan saat ini Dermawan ditangani oleh tim dokter spesialis untuk memulihkan kondisinya.

"Setelah ditangani di Instalasi Gawat Darurat, kemudian dilakukan serangkaian pemeriksaan termasuk CT Scan. Dia mengalami luka di bagian kepala. Saat ini pasien mendapatkan perawatan di ruang perawatan khusus," kata Yayok, Jumat, 26 November 2021.

Yayok Witarto juga meluruskan informasi mengenai kondisi Dermawan Karosekali yang sebelumnya disebut mengalami luka robek pada bagian perut.

Baca Juga: Persib vs Arema FC: Robert Albert Ingin Wander Luiz dan Geoffrey Castillion Bermain dengan Rasa Bangga

"Enggak ada luka robek di perut. Luka di daerah kepala. Kemarin, sudah dilakukan tindakan untuk perbaikan luka di bagian kepala. Mudah-mudahan secepatnya kalau kondisinya terus membaik sudah bisa pulang," ujar Yayok.

Yayok mengatakan, pihaknya belum dapat memberikan kepastian kapan Dermawan Karosekali dapat pulang dari RS Polri Kramat Jati, karena masih menjalani perawatan.

Baca Juga: Perwira Polisi Dikeroyok Massa, Polda Metro Jaya Tetapkan Seorang Tersangka

"Kita belum bisa menyimpulkan. Yang jelas ada trauma dan saat ini memerlukan penanganan oleh beberapa doker spesialis," tutur Yayok.***

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network