Seorang Pedagang Ikan di Garut Nyambi Menjual Sabu

- 14 Januari 2020, 21:09 WIB
ilustrasi

SEORANG penjual ikan asal Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, AD (33) diamankan Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Garut. Ia ditangkap karena mengedarkan sabu sambil berjualan ikan.

Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Cepi Hermawan mengatakan, AD yang juga residivis dalam kasus serupa, ditangkap di rumahnya di Desa Keresek, Kecamatan Cibatu. Penangkapan terhadap AD berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui selain menjual ikan AD juga menjual narkotika jenis sabu.

"Jadi awalnya itu kami menerima informasi dari masyarakat yang mengetahui kalau AD yang sehari-harinya berdagang ikan itu ternyata juga nyambi mengedarkan narkotika jenis sabu," ujarnya, Selasa (14/1/2020).

Menurut Cepi, usai menerima informasi tersebut, pihaknya langsung menerjunkan anggota ke lokasi yang disebutkan masyarakat untuk melakukan penyelidikan. Setelah meyakini bahwa AD memang menjual narkotika jenis sabu, pihaknya kemudian mengamankan yang bersangkutan.

Cepi menyebutkan, saat dilakukan penggeledahan, dari tangan tersangka petugas menemukan barang bukti berupa narkotika siap edar, alat hisap sabu, dan telepon selular yang menjadi media komunikasinya.

"Kalau alat hisapnya, kemungkinan itu sepaket dijualnya kepada pembeli," ucapnya.

Kepada penyidik yang memeriksanya, lanjut Cepi, AD mengaku sengaja menjual ikan sebagai penyamarannya dalam menjual sabu. Bahkan tidak jarang, narkotika tersebut disimpan di tempat ikan agar saat ada yang membeli bisa langsung memberikannya.

"AD ini juga diketahui merupakan residivis dalam kasus narkotika dan belum lama keluar dari penjara usai menjalani masa tahanan," katanya.

Cepi menuturkan, atas perbuatan yang telah dilakukannya, AD dijerat dengan pasal 112 ayat 2 juncto pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara, atau denda paling ringan Rp 1 miliar.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X