Pencuri Dikalungi Pisang dan Diseret ke Kantor Kelurahan

- 15 Januari 2020, 20:29 WIB

SEORANG pelaku pencurian hasil bumi tertangkap tangan dengan hasil curiannya. Ia pun digelandang warga dan diamankan ke kantor kelurahan.

Pelaku yang diketahui berinisial M (48) ini kemudian diarak warga. Pisang hasil curian dikalungkan ke leher pelaku. Sepanjang perjalanan menuju kantor kelurahan, bogem mentah dan tendangan warga kerap diterima pelaku.

Warga emosi karena pelaku ini diduga sering beroperasi mencuri barang warga. Bahkan ia mengincar hasil bumi berupa buah-buahan hingga hewan ternak.

Pencuri itu berhasil ditangkap warga di Kelurahan Leuwiliang, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Pelaku diseret warga usai tak berkutik dan tak bisa meloloskan diri karena dikepung saat beraksi.

"Pelaku ditangkap warga saat kepergok sedang mangangkut buah-buahan yang dicurinya, Rabu (15/1/2020) dini hari. Buah-buahan itu dimasukan dalam karung dan diangkut menggunakan motor," kata Sudarya (42) warga Leuwiliang yang ikut mengepung pelaku.

Warga lainnya, Heri (23) mengaku emosi dengan tertangkapnya pelaku pencurian ini. Pasalnya warga resah sering terjadi kasus pencurian, baik itu berupa hewan, motor maupun buah-buahan.

"Pelaku pencuri ini kepergok membawa dua karung berisi baragam buah-buahan dan uang senilai Rp 500 ribu," ungkapnya.

Dikatakannya, pelaku berjumlah dua orang, namun satunya lagi berhasil melarikan diri. Warga berusaha mengejarnya, tapi pelaku masuk ke perkebunan yang gelap dan rimbun. Warga hanya dapat mengamankan satu orang berikut kendaraan bermotor yang digunakan pelaku saat beraksi.

Sebelum polisi datang ke lokasi kejadian, kata Heri, pelaku sempat diseret ke kantor Kelurahan Leuwiliang. Sontak saja, warga yang ingin mengetahui pencuri yang selama ini meresahkan warga terus berdatangan ke kantor kelurahan.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X