Pemenang Proyek di Indramayu Disebut Sudah Ditetapkan Sebelum Lelang Dimulai

- 15 Januari 2020, 17:42 WIB

HAMPIR seluruh proyek yang berada di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu disebut sudah ditetapkan pemenangnya sebelum lelang dilakukan. Kebanyakan dari pengusaha pemenang lelang merupakan titipan dari Bupati Indramayu Anna Sophana, Wakil Bupati Indramayu Supendi, Sekda Indramayu Rihanto Waluyo, serta anggota DPRD.

Hal itu terungkap dalam persidangan kasus korupsi pengaturan proyek di Indramayu dengan terdakwa Carsa ES, di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (15/1/2020).Keterangan disampaikan oleh mantan Kepala Dinas PUPR Indramayu, Didi Supriadi saat dihadirkan sebagai saksi.

Didi dihadirkan kepersidangan oleh Penuntut Umum KPK bersama tujuh orang saksi lainnya. Sidang tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, I Gede Suwardita.

Dalam kesaksiannya, Didi mengaku diangkat menjadi Kadis PUPR pada tahun 2017-2018 saat bupatinya dijabat Anna Sophana dan Wakil Bupatinya Supendi.

Didi juga mengungkapkan, saat itu lelang proyek di Indramayu terutama di Dinas PUPR sudah ditentukan pemenangnya.

"Jadi memang ada pengaturan lelang dan sudah ditetapkan pengusaha calon pemenangnya," ungkap Didi.

Menurut dia, paket lelang dan paket penunjukan langsung sudah ada pemiliknya. "Saya mendapat laporan dari Wempy (Kabid Pemeliharaan Jalan PUPR Indramayu) bahwa sudah ada calon pemenang proyeknya pada masing masing paket pekerjaan," jelas Didi.

Termasuk terdakwa Carsa, lanjutnya, dalam satu tahun itu ada tiga proyek didapatnya. Selama setahun menjabat kadis PUPR, Didi mengaku mendapatkan uang suap sebesar Rp 200 juta termasuk dari terdakwa Carsa Rp 20 juta dipakai biaya operasi istrinya.

"Saya tidak mendapatkan langsung dari pengusaha uang uang itu tapi melalui orang lain," ujarnya seraya menyebut uang sudah diserahkan ke KPK.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X