Lagi, Dua Pemuda di Tasikmalaya Tewas Akibat Miras Oplosan

- 23 Januari 2020, 12:04 WIB

DIDUGA akibat mengonsumsi minuman alkohol murni yang dioplos dengan minuman berenergi, dua pemuda di Tasikmalaya harus meregang nyawa. Kedua korban tersebut yaitu  YD (17) dan TD warga Kampung Ceumceum Desa Jayamukti, Kecamatan Lewisari, Kabupaten Tasikmalaya.

Keduanya meninggal Rabu (22/1/2020) pukul 21.30 WIB.

Dari informasi yang dapat dikumpulkan YD yang masih berstatus pelajar SMK Singaparna. TD bersama 5 orang kawan lainnya sudah dua hari menenggak minum oplosan (Alkohol 90 persen yang dioplos dengan kuku bima).

“Sekitar pukul 06.00 WIB YD dibawa ke RS SMC akibat muntah-muntah dan tidak sadarkan diri. Ia meninggal sekitar pukul 14.00 wib dan sekarang disemayamkan Mesjid As-Sulaiman,” kata Pelda Asep Ruhimat Babinsa Desa Jayamukti Kec Leuwisari, Kamis (23/1/2020).

Selanjutnya, kata Asep, sekitar puku 18.00 wib, TD yang juga menenggak minuman oplosan bersama YD juga dibawa ke RS SMC dengan gejala yang sama. Sesaat sesampainya di IDG meninggal dunia dan sekarang sudah di Masjid As-Sulaiman.

"Kedua korban tersebut sudah dimakamkan di pemakaman tak jauh dari tempat tinggalnya,” tambah Pelda Asep Ruhimat.

Kasus ini sudah ditangani oleh Polres Tasikmalaya dan Polsek Leuwisari.

Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya, AKP Ngadiman mengakui kasus tersebut. Pihaknya saat ini sedang menyelidiki asal alkohol tersebut.

"Mereka menggelar pesta minuman oplosan itu di pinggir jalan tak jauh dari kediaman mereka. Setelah minum-minum kemudian pulang ke rumah masing-masing dan kemudian dua hari setelah itu mulai merasakan gejala pusing dan muntah-muntah hingga meninggal," katanya.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X