Sebelum Ditangkap, Bahar bin Smith Ajak Petugas Merokok Sebatang

- 19 Mei 2020, 08:15 WIB
Bahar bin Smith /dok

SEBELUM kembai ditangkap, Habib Bahar bin Smith sempat mengajak petugas yang hendak menangkapnya merokok. Hal itu terungkap dari video yang beredar di media sosial.

"Saya gak bakal kabur, gak bakal lari. Bapak ikut saya ke dalam, merokok sebatang," kata Bahar dalam video berdurasi 59 detik tersebut.

Seperti diketahui, Habib Habar bin Smith kembali ditangkap. Padahal ia baru saja dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (16/5/2020) lalu.

Bahar dibebaskan setelah memperoleh program asimilasi dari Kementrian Hukum dan HAM.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi tentang penangkapan kembali Bahar.

View this post on Instagram

BAHAR bin Sminth Kembali ditangkap oleh penegak hukum. Kabar ini tersiar di media sosial sejak dini hari tadi, Selasa (19/5/2020). Kabar penangkapan lagi Bahar, diunggah oleh akun twitter DPP Lembaga Informasi Front. Dalam unggahannya, diberi keterangan unggahannya, meneybutkan Bahar kembali di tangkap. "Breaking news, jam 02.00 ini Habib Bahar kembali di tangkap," tulis akun tersebut. Selain ungghan tersebut, terdapat juga unggahan video penangkapan Habib Bahar. Ada dua video yang diunggah akun tersebut. Dua video tersebut, memperlihatkan ada seseorang yang memang mirip dengan Bahar. Salah percakapan pada video tersebut, seseorang meminta kepada Bahar, untuk dibawa guna dimintai keterangan. "Malam hari ini juga saya balik ke lapas, siap. Saya mau menyerahkan diri, saya gak bakal kabur," kata orang dalam video yang mirip dengan Bahar bin Smith. Sementara Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol S. Erlangga mengatakan pihaknya belum mengetahui adanya kabar penangkapan Bahar kembali. "Belum ada info soal itu," kata Erlangga, saat di konfirmasi di waktu yang sama. Habib Bahar bin Smith diketahui baru bebas dari Lapas Pondok Rajeg, setelah majelis hakim sendiri memvonis Bahar hukuman 3 tahun penjara atas perbuatannya menganiaya dua remaja Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki. Vonis hakim lebih rendah ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum Kejari Bogor yang menuntut 6 tahun penjara. Bahar mendapatkan program asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). Bahar bebas dari Pondok Rajeg, pada Sabtu (16/5/2020). Baru beberapa jam bebas, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jawa Barat menegur Bahar yang kembali berceramah dengan mengundang massa. Bahar saat ini masih dalam tahap pengawasan karena berstatus asimilasi. berita: @remysuryadie

A post shared by Galamedianews (@galamedianews) on

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X