Densus 88 Geledah Rumah Pengusaha Bordir di Tasikmalaya

- 21 Mei 2020, 14:40 WIB

DETASEMEN Khusus 88 kembali geledah rumah salah satu terduga teroris DN (41) warga Kampung Saguling Panjang, Kelurahan Cilamajang, Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, Kamis (21/5/2020).

Dalam penggeledahan tersebut dikawal ketat pasukan Satuan Sabhara Polres Tasikmalaya Kota bersenjata lengkap. Selain itu, anggota Satuan Reskrim membantu dalam pemeriksaan rumah berlantai dua tersebut.

Hasil dari penggeledahan Densus 88 mengamankan sejumlah barang. Di antaranya, sepeda motor Megapro yang dimodifikasi, mobil Panther, 2 pistol Sofgun dan pelurunya, senjata laras panjang beserta 4 kaleng peluru kaliber 4,5 mm, teleskop, laptop, ATM, Handpone, alat komunikasi HT, teropong malam dan samurai.

Warga sekitar lokasi Andi (49) mengaku kaget banyak kendaraan dan aparat kepolisian bersenjata lengkap. Tak lama kemudian, kata dia, warga lain berkerumun ingin menyaksikan dari dekat proses pemeriksaan rumah terduga.

"Polisi datang dan memeriksa rumah tetangga saya itu sekitar pukul 09.30 WIB. Rumah itu merupakan pengusaha bordir, tapi saat ini rumah diisi oleh menantunya yakni DN. Katanya dia ditangkap," katanya.

Di rumah tersebut diduga terdapat senjata api laras panjang dan bahan peledak. Dari informasi DN telah ditangkap Rabu (20/5/2020) sekitar pukul 14.00 WIB siang di Jalan Sewaka tetapi kabar tersebut hanya disampaikannya kepada keluarga.

Sejak adanya penggeledahan di Gedung Futsal di Kampung Cicariang, Kawalu, terdengar kabar DN juga dipanggil karena berkaitan dengan kepemilikan senjata tajam.

Warga lainnya, Solihin (45) mengungkapkan, tidak ada yang janggal dalam kegiatan DN sehari-harinya. Pekerjaannya sebagai pengusaha konveksi dan bordir. Sesekali terlihat keluar rumah memakai motor juga pakai mobil.

DN, kata Solihin, selalu berbaur dengan warga lainnya. Bahkan belum lama ini sempat mengumpulkan anak-anak untuk berbagi takjil dan makanan. DN sangat baik bahkan kepada anak-anak dan tetangga sangat ramah.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X