Dendam Lama, WA Bacok Selingkuhan Mantan Isterinya

- 21 Mei 2020, 21:13 WIB

DENDAM yang sudah lama dipendam, WA (37) nekat membacok lelaki selingkuhan mantan istrinya. Korban yang juga masih tetangga pelaku, mengalami luka serius dibagian punggung, kepala bagian belakang dan kedua tangannya.

Peristiwa itu diduga akibat terbakar api cemburu yang sudah lama dipendam WA. Sehingga pelaku yang bekerja sebagai buruh pabrik yang baru pulang kampung, di Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya langsung membacok korban.

Aksi pembacokan tersebut dilakukan seusai waktu buka puasa sekitar pukul 18.30 wib, Rabu (20/5/2020). Sehingga kejadian itu menggemparkan warga sekitar.

Korban Redi Bayu (35) harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, karena luka bacokan hampir disekujur tubuhnya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Siswo Tarigan menyebutkan, motif pelaku didasari rasa sakit hati dan dendam lama antara pelaku dan korban. Pada tahun 2017 lalu, pelaku pernah memergoki korban berselingkuh dengan istrinya.

Tahun 2017 pelaku sempat mencari korban, namun korban melarikan diri dari kampungnya. Kemudian pelaku bercerai dan merantau ke Semarang.

Saat pelaku pulang kampung. Selain mendapatkan kabar ibunya sakit, pelaku juga dipulangkan dari tempat kerjanya akibat dampak Covid-19. Saat itulah bertemu korban, dendam lama itu akhirnya muncul kembali.

"Kejadian penganiayaan tersebut di Kampung Bantar Payung Desa Singajaya Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya. Polisi dari Polsek Cibalong dan Reskrim Polres Tasikmalaya yang mendapatkan laporan aksi penganiayaan ini segera bergerak dan berhasil mengamankan pelaku," ujar Siswo saat gelar perkara di Mako Polres Tasikmalaya, Kamis (21/5/2020) petang.

Dikatakan Siswo, pelaku menganiaya korban ketika berpapasan di jalan. Awalnya dengan tangan kosong, namun kemudian menghunuskan sebilah golok yang dihujamkan kepada korban. Pelaku membacokan punggung, kepala bagian belakang dan kedua lengan korban.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X