Bejat, Seorang Guru Cabuli Siswinya

- 26 Mei 2020, 13:15 WIB

SEORANG oknum guru madrasah berinisial EP (36) di Kec. Soreang, Kab. Bandung, tega mencabuli anak didiknya sendiri yang masih di bawah umur. Perbuatan bejat tersebut dilakukan EP diduga dengan cara mengancam akan menyebarluaskan foto korbannya yang tidak berbusana di media sosial.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Hendra Kurniawan mengatakan, kasus tersebut bermula saat korban berkenalan dengan seseorang yang menggunakan akun Facebook (FB) bernama M. Rizky Hamdan. Setelah berkenalan kemudian bertukar pin BB dan nomor WhatsApp, akun tersebut meminta korban mengirimkan fotonya.

"Korban mengirimkan fotonya yang tidak menggunakan kerudung ke akun FB itu. Lalu seseorang yang menggunakan akun FB itu melalui BBM meminta kembali kepada korban mengirimkan foto fulgar. Tapi korban tidak mau," kata Hendra saat gelar perkara di Mapolresta Bandung, Jln. Bhayangkara, Soreang, Kab. Bandung, Selasa (26/5/2020).

Tersangka EP sudah hampir selama empat tahun berhubungan badan dengan korban atau saat korban masih berusia 14 tahun pada 2016 lalu hingga korban berusia 17 tahun pada Februari 2020.

"Setelah korban menolak mengirimkan foto (fulgar), kemudian tersangka mengancam akan menyebarkan foto korban yang tidak memakai kerudung. Korban merasa takut fotonya tersebar, karena di sekolahnya siswi yang kedapatan tidak memakai kerudung akan mendapat tindakan (sanksi) dari pihak sekolah. Kemudian tersangka (akun FB) mengancam lagi dan akhirnya korban mengirimkan foto tanpa busana kepada tersangka," terangnya.

Kondisi tersebut akhirnya dimanfaatkan oleh tersangka untuk meminta korban berhubungan badan dengannya. "Jadi akun FB itu meminta agar korban berhubungan badan dengan salah satu guru berinisial EP yang dibenci oleh korban," katanya.

Lenih lanjut Hendra menuturkan, korban akhirnya menemui EP dan bercerita bahwa dirinya disuruh oleh akun FB M. Rizky Hamdan untuk berhubungan badan dengan EP. Awalnya EP menolak permintaan korban untuk melakukan perbuatan tersebut.

"Tetapi korban gelisah dan merasa ketakutan akibat ancaman dari akun tersebut. Akhirnya EP bersedia berhubungan badan dengan korban dengan dalih, EP ingin membantu korban," terangnya.

Polresta Bandung saat ini masih terus melakukan penyelidikan terhadap akun FB yang mengatasnamakan M. Rizky Hamdan tersebut. Hendra menegaskan, sejauh ini hanya satu orang yang menjadi korban dari perbuatanbejat EP tersebut.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X