Polisi Sita Ratusan Botol Miras Dibunker di Bawah Tempat Tidur Di Tarogong Kidul

- 3 Juni 2020, 19:35 WIB
Jajaran Polsek Tarogong Kidul gerebek sebuah rumah di Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut dan menemukan ratusan botol miras dibawah tempat tidur, Rabu (3/6/2020).

KEPOLISIAN Sektor (Polsek) Tarogong Kidul sita ratusan botol minuman keras (miras). Ratusan botol miras tersebut disimpan dalam bunker di bawah tempat tidur di rumah seorang warga berinisial HE, di Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Panit Reskrim Polsek Tarogong Kidul, Ipda Wahyono Aji mengatakan, selama ini HE kucing-kucingan dengan petugas. Satu minggu sebelum lebaran, kita dia, pihaknya sempat menggerebek rumahnya dan ditemukan hampir 100 botol miras.

Lalu pada malam takbiran, lanjut Aji, pihaknya kembali menerima laporan dari masyarakat dan kembali menggerebek rumah HE. Namun saat dilakukan pemeriksaan, pihaknya tidak menemukan satu pun botol miras di tempat tersebut.

"Pas malam takbiran lalu, karena ada laporan dari warga kita juga sempat memeriksa tempat tersebut. Tapi tidak kita temukan apa-apa disana," ujarnya, Rabu (3/6/2020).

Menurut Aji, pada Rabu (3/6/2020), pihaknya kembali menerima laporan terkait adanya tempat yang diduga menjual minuman keras di lokasi yang sama.

Tidak mau dikelabui dan kecolongan kembali, pihaknya pun langsung melakukan pemeriksaan lebih menyeluruh dan mendetail di tempat tersebut. Hasilnya, pihaknya menemukan ratusan botol miras yang disimpan di dalam bunker di bawah tempat tidur.  

"Minuman keras ini ternyata disimpan di sebuah bunker yang ada dibawah tempat tidur. Makanya saat malam takbiran kemarin kita tidak mendapatkannya. Ada ratusan botol miras yang kita temukan dari bunker tersebut," ucapnya.

Aji menyebutkan, saat ini ratusan botol miras bersama pemiliknya sudah dibawa ke Mapolsek Tarogong Kidul untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selama ini, terang Aji, pemilik miras sendiri kerap terkena razia dengan metode penyimpanan dan penjualan yang berbeda.  

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X