Polda Tetapkan Tersangka Kasus Penipuan Berkedok Umrah di Garut

- 4 Juni 2020, 13:46 WIB

POLDA Jabar telah menetapkan status Tersangka terhadap YAL, salah seorang putra dari Pengasuh Pondok Pesantren di Garut dalam kasus dugaan penipuan berkedok umrah.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan, peningkatan status kasus dugaan penipuan oleh Yusuf Abdul Latief, pemilik Travel Umroh Al Bayyinah itu dilakukan penyidik setelah melakukan gelar perkara pada pertengahan Mei lalu.

Dari gelar perkara itu, penyidik menyimpulkan terdapat perbuatan melawan hukum yang diduga dilakukan Yusuf. Sehingga, selain status perkara naik ke penyidikan, juga menetapkan Yusuf Abdul Latief yang sebelumnya terlapor menjadi tersangka.

"Kasus (dugaan penipuan oleh pemilik Travel Umroh Al Bayyinah, YAL) naik ke penyidikan. Terlapor Yusuf Abdul Latief dinaikkan sebagai tersangka," kata Kombes Pol Erlangga dalam rilis yang diterima galamedianews, Kamis (3/6/2020).

Sementara itu, Hassanain Haykal dari Kantor Hukum Juris Integrata Managing Partners, kuasa hukum korban Ayi Koswara mengatakan, keterangan para saksi dan bukti-bukti yang diperoleh penyidik mengarah kepada perbuatan penipuan sehingga Yusuf Abdul Latief jadi tersangka

Menurut kuasa hukum, penetapan tersangka tersebut karena kasus dugaan penipuan investasi travel umrah yang dilakukan YAL itu telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Kendati demikian, ia mengatakan hingga saat ini, pihaknya belum bisa melacak keberadaan tersangka.

Ia mengatakan berdasarkan rentetan kejadian, kasus dugaan penipuan berkedok travel umrah tersebut diduga dilakukan Yusuf Abdul latief

"Tersangka dilaporkan oleh pengusaha asal Kota Bandung, Ir. Ayi Koswara, dengan pengaduan penipuan investasi dan penerbitan cek bodong yang bermitra dengan salah satu biro perjalanan umrah Al bayyinah di Garut sampai saat ini  tidak ada niat baiknya," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X