Bongkar Sindikat Timur Tengah di Sukabumi, Polisi Sita 402 Kilogram Sabu

- 4 Juni 2020, 16:25 WIB

TIM gabungan Mabes Polri, Polda Metro Jaya dan Polda Jabar berhasil mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu sindikat Timur Tengah sebanyak 402 kilogram. Dalam kasus tersebut enam, polisi mengamankan enam orang dan sudah dinaikkan statusnya sebagai tersangka.

Kabareskrim Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo dalam siaran persnya, Kamis (4/6/2020) mengatakan, pengungkapan ini merupakan pengembangan dari penangkapan pada 22 Mei 2020 lalu di wilayah Serang, Banten dengan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 821 kilogram. Dan pada Rabu (3/6/2020) tim satgasus berhasil mengungkap kembali dengan barang bukti sebanyak 402 kg, sabu.

"Kemarin sore, anggota kita berhasil mengamankan pelaku berikut barang buktinya," kata Listyo didampingi Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriyadi saat ungkap kasus di Perum Villa Taman Anggrek, Sukabumi, Kamis (4/6/2020).

Listyo mengatakan, dari pengungkapan kasus ini, pihak kepolisian mengasumsikan bisa menyelamatkan sekitar 1,6 juta jiwa dari sabu tersebut.

"Para tersangka terancam hukuman mati atau minimal penjara seumur hidup,” tegasnya.

Modus yang dilakukan oleh sindikat timur tengah ini, lanjut Listyo, mereka  melakukan transkasi melalui ship to ship di pelabuhan Internasional. Setelah itu, narkoba dipindahkan ke kapal nelayan. Masuk ke jalur Pelabuhanratu, Sukabumi.

"Kelompok ini, selalu menggunakan jalur samudera internasional. Dan setelah berkoordinasi dengan calon pembeli serta diyakinkan jalur aman. Para pelaku mempersiapkan kapal untuk menjemput. Dari pemeriksaan, mereka menyewa kapal Rp240 juta satu kali sewa. Kwitansinya ada. Bahkan pelaku yang diamankan memiliki peran dan tugas masing masing,” kata Listyo.

Tersangka yang diamankan, Lanjutnya tiga orang bertugas sebagai anak buah kapal (ABK), satu orang Kapten Kapal, dua orang pengatur perjalanan di darat, mulai mengatur kendaraan penjemputan sekaligus menyiapkan rumah untuk dijadikan gudang.

Rumah yang dijadikan gudang oleh sindikat ini terletak di Perumahan Villa Taman Anggrek Blok D7 nomor 12, RT 01/25, Desa Sukaraja Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Rumah tersebut dihuni pasangan suami istri YC (32 tahun) dan F (27 tahun), yang tercatat berdomisili di kawasan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X