Kasus Korupsi Dana Pengadaan RTH Kota Bandung Segera Disidangkan

- 4 Juni 2020, 17:16 WIB
Eks anggota DPRD Kota Bandung, Kadar Slamet saat keluar dari Gedung KPK dan ditahan sebagai tersangka korupsi dana pengadaan ruang terbuka hijau (RTH) di Pemerintah Kota Bandung Tahun 2012-2013. /kumparan

PPENGADILAN Tipikor Bandung menerima pelimpahan berkas kasus dugaan korupsi dana Ruang Terbuka Hijau (RTH) dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Mereka yang dilimpahkan, yakni tersangka dua eks Anggota DPRD Kota Bandung Tomtom Dabul Komar dan Kadar Slamet serta seorang eks ASN Pemkot Bandung, Herry Nurhayat.

Menurut Panmud Tipikor Bandung, Yuniar R pihaknya menerima pelimpahan pada Kamis (4/6/2020) siang dengan tiga orang terdakwa dalam dua berkas.

"Benar, berkasnya sudah diregister. Yang pertama Nomor 29 atas nama Tomtom Dabbul Qomar dan Kadar Slamet, kemudian Nomor 30 atas nama Herry Nurhayat," ujarnya di Pengadilan Tipikor Bandung, Jln. L.L.R.E Martadinata, Kamis (4/6/2020).

Yuniar menambahkan, majelis hakim yang menangani perkara pun sudah ditetapkan, yakni T Beny Eko Supriyadi, Femina Sukmawati, dan Basari Budi. Namun untuk ketuanya saat ini belum ditetapkan.

"Ketuanya belum, nunggu dulu pengesahan. Jadwal sidang kemungkinan minggu depan. Kalau enggak hari Senin, ya Rabu," tambahnya.

Dalam perkara ini, Herry Nurhayat selaku Kepala DPKAD Kota Bandung sekaligus pengguna anggaran, bersama-sama dengan Tomtom Dabbul Qomar dan Kadar Slamet selaku anggota DPRD Kota Bandung 2009, diduga dengan tujuan menguntungkan diri sendiri dan orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan dan sarana sehingga menyebabkan kerugian negara dalam pengadaan tanah RTH pada 2012 dan 2013.

Herry bersama Tomtom dan Kadar ditetapkan tersangka pada 20 April 2018. Kemudian dalam pengembangan kasus tersebut, KPK kembali menetapkan tersangka baru, yakni Dadang Suganda (DS), seorang wiraswasta pada 21 November 2019.

Kasus bermula saat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung menetapkan perlunya kawasan lindung berupa RTH untuk menghadapi ancaman masalah ketersediaan air dan penurunan kualitas air tanah Kota Bandung.

Untuk merealisasikan anggaran tersebut, APBD Kota Bandung tahun anggaran 2012 dilakukan pembahasan antara Herry bersama Tomtom dan Kadar selaku Ketua Pelaksanaan Harian Badan Anggaran (Banggar) dan anggota Banggar DPRD Bandung.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X