Mulanya Melatih Tinju, Ujungnya 'Nyicip' Sampai Mantan Muridnya Hamil

- 1 Juli 2020, 00:10 WIB
Kapolres Karanganyar AKBP Laganek Mawardi saat menjelaskan kronologis pencabulan anak di bawah umur.

GALAMEDIA - Seorang guru olahraga tampak tertunduk malu saat digiring aparat kepolisian dari Unit Satuan Reserse Polres Karanganyar ke ruang Jananuraga. Pria berinisial K ini tak berani memandangi sorot kamera para wartawan.

Warga Sragen Jawa Tengah ini ditangkap aparat kepolisian karena terbukti menghamili mantan muridnya, yang masih berusia 15 tahun.

Kapolres Karanganyar AKBP Laganek Mawardi mengungkapkan saat di periksa, K dengan gamblang menceritakan dirinya mengenal korban saat masih duduk di bangku SMP. Saat itu K pun menjadi gurunya.

Baca Juga: Komunitas @SaveJanda Bantu Para Janda Hadapi Stereotipe Negatif

"Hubungan keduannya semakin terbina, saat korban tertarik pada dunia tinju. Di saat bersamaan K itu juga seorang asisten petinju," ujar Leganek, Selasa (23/6/2020).

Keduannya pun sering berhubungan melalui pesan singkat. Karena seringnya menjalin komunikasi, kedua insan berbeda usia itu pun sepakat mendeklarasikan sebagai pasangan kekasih.

Semenjak itu keduannya sering berpergian bersama. Bahkan sejak berpacaran dengan korban, K pun semakin rajin pergi ke GOR (Gedung Olah Raga). Termasuk merubah jadwal latihan, agar K bisa bertemu dengan korban.

Hingga akhirnya, K mengajak korban ke Kebun Karet di Desa Pendem, Mojogedang, Karanganyar sebelum latihan tinju. "Rupannya, jauh sebelum pergi ke kebun karet, K sudah punya niat untuk menggarap korban luar dalam," terangnya.

Baca Juga: Terang-terangan Korsel Hina Istri Kim Jong-un Dengan Kata-kata Kotor

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X