Anggota Baladika Karya dan Pagar Dianiaya Oknum Anggota Ormas di Jalan Sunda

- 5 Juli 2020, 16:25 WIB
ILUSTRASI penganiayaan.* /ANTARA/

GALAMEDIA - Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Sanjaya menerima pengaduan dari perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Baladika Karya dan Pagar. Kedua ormas itu mengeluhkan beberapa anggotanya menjadi korban penganiayaan ormas lain.

Saat itu, mereka tidak mengenakan atribut ormas dan tengah bekerja mencari nafkah bagi keluarganya. Namun mereka malah dianiaya.

Kasus yang menimpa beberapa anggota ormas tersebut pun sepertinya terhenti, tanpa ada kejelasan sehingga keduanya pun mengadu ke DPRD Kota Bandung.

Baca Juga: Update Virus Corona Indonesia: Pasien Positif Mencapai 63.749 Orang

Dalam pengaduannya, Ketua Baladika Karya Kota Bandung, Agung Satria Negara mengatakan, kejadian yang menimpa anggotanya terjadi pada 9 Mei 2020.

Saat itu anggotanya yang bekerja sebagai petugas keamanan tengah melaksanakan tugasnya, di salah satu kafe di Jalan Sunda.

Kala sedang bekerja datang salah seorang karyawan yang dirumahkan yang kebetulan merupakan anggota salah satu ormas. Kala itu memang Kota Bandung tengah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan banyak tempat usaha ditutup dan karyawannya dirumahkan, termasuk kafe di Jalan Sunda tersebut.

Baca Juga: Massa Apel Siaga Ganyang Komunis Tuntut Inisiator RUU HIP Diproses Hukum

Karyawan yang dirumahkan tersebut datang bersama rekan-rekannya. Tanpa alasan jelas, dua pelaku utama inisial AB dan SK menusuk dan membacok dua petugas keamanan bernama Ari Surahman dan Mahdiat. Salah satunya merupakan anggota Baladika.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X