Buron 17 Tahun Maria Pauline Lumowa Bobol BNI Rp 1,7 Triliun Ditangkap, Begini Modusnya

- 9 Juli 2020, 09:28 WIB
Marie Pauline Lumowa saat hendak diekstradisi. (Dok. Kemenkumham). /

GALAMEDIA - Setelah buron selama 17 tahun, Maria Pauline Lumowa, tersangka pembobol PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Rp 1,7 triliun akhirnya ditangkap. Kementerian Hukum dan HAM memulangkannya lewat jalur ekstradisi dari Serbia.

Maria merupakan salah satu tersangka pembobolan kas Bank BNI cabang Kebayoran Baru lewat Letter of Credit (L/C) fiktif. L/C adalah instrumen yang lazim digunakan dalam perdagangan internasional.

Mengutip Cambridge Dictionary, L/C adalah surat jaminan dari bank untuk membayar sejumlah uang kepada bank lain yang digunakan penjual jika produk diterima sesuai tanggal dan kondisi yang ditentukan. Pembeli kerap menggunakan L/C untuk mengimpor barang.

Baca Juga: Rupiah dan IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, Dolar AS Jatuh ke Terendah Dua Minggu

Transaksi L/C melibatkan sejumlah pihak. Pertama, pemohon kredit (applicant) yaitu importir. Kedua, penerima kredit (beneficiary) yaitu eksportir. Ketiga, bank penerbit L/C (issuing bank).

Keempat, bank penerus L/C ke beneficiary (advising bank). Kelima, bank pemberi konfirmasi atas permintaan issuing bank dan menjamin sepenuhnya pembayaran (confirming bank). Keenam, bank yang ditunjuk dalam L/C untuk melakukan pembayaran (paying bank). Terakhir, perusahaan pengangkut barang (carrier).

Dalam praktiknya, transaksi L/C biasanya diawali dengan permintaan importir kepada bank untuk membuka atau menerbitkan L/C untuk eksportir. Pembukaan L/C dilakukan melalui bank koresponden selaku bank penerus di luar negeri. Bank penerus akan meneruskan L/C ke eksportir.

Baca Juga: Aktif Memproduksi Hulu Ledak, Fasilitas Nuklir Rahasia Korea Utara Tetap Beroperasi

Kemudian, eksportir mengirimkan barang melalui perusahaan pengiriman dan akan mendapatkan tanda bukti berupa dokumen pengangkutan barang (bill of lading atau B/L). Setelah itu, eksportir menyerahkan B/L kepada paying bank untuk menerima pembayaran.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X