Waduh, TNI Gadungan Lakukan Pembegalan di Ratusan TKP

- 13 Juli 2020, 10:58 WIB
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan (tengah) dan Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Donny Ismuali Bainuri (kanan) menunjukkan barang bukti kasus curas TNI gadungan saat gelar perkara di Mapolresta Bandung, Jln. Bhayangkara, Soreang, Kab. Bandung, Senin, 13 Juli 2020. (ziyan M Nasyith/GM) /


GALAMEDIA - Polresta Bandung berhasil membekuk dua orang tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal dengan modus berpura-pura menjadi anggota TNI untuk menakut-nakuti para korbannya.

Kasus yang telah dilakukan kedua tersangka ini menyasar para pengemudi kendaraan pengangkut barang niaga setiap malam hari.

Dua orang TNI gadungan berinisial YS (42) dan SY (44) ini, dihadiahi timah panas oleh polisi karena berusaha melawan seusai tertangkap basah saat melakukan pembegalan terhadap sebuah mobil niaga di Jalan Ciganitri, Kec. Bojongsoang, Kab. Bandung.

Baca Juga: Jawa Barat Jadi Salah Satu Provinsi yang Penanganan Covid-19 Harus Diprioritaskan

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan menuturkan, kedua tersangka mengaku sudah melakukan aksinya sejak 2018 lalu.

"Hasil pendataan sudah ada 136 TKP. Beroperasinya di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan KBB," kata Hendra kepada wartawan saat gelar perkara di Mapolresta Bandung, Jln. Bhayangkara, Soreang, Kab. Bandung, Senin, 13 Juli 2020.

Dari 136 TKP yang dilakukan oleh kedua tersangka, kata Hendra, baru ada 12 laporan polisi. Aksi pencurian dengan kekerasan ini dilakukan dengan menggunakan seragam TNI.

Baca Juga: Ini Daftar Harga Lengkap Sepeda Lipat Element Pikes, Troy, Hingga Ecosmo Shopia Ladjuba Edition

Modusnya, lanjut dia, mereka membuntuti kendaraan niaga maupun pengangkut barang yang sudah melakukan transaksi. Setelah melihat kondisi dan situasi yang pas, kedua tersangka berpura-pura seolah tersenggol atau terserempet kendaraan tersebut.

"Kemudian mereka meminta ganti dengan memaksa meminta uang atau mengambil uang yang dibawa oleh pengemudi kendaraan," terangnya.

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X