Gelapkan Uang Rp 13,5 Miliar Milik Kerabat, Kontraktor Asal Bandung Jadi Pesakitan

- 30 Juli 2020, 17:01 WIB
Ilustrasi pengadilan. (Pixabay) /PIXABAY/

GALAMEDIA - Seorang kontraktor dari Kota Bandung, Freddy Regawa terpaksa harus berhadapan dengan meja hijau. Dia menjadi terdakwa dalam kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang milik kerabatnya senilai Rp 13,5 miliar.

Persidangan kasus itu sudah berjalan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Dalam surat dakwaan Jaksa Oenuntut Umum (JPU) Kejati Jabar, Agus Mujoko nomor reg. Perk.PDM-558/BDUNG/6/2020, Freddy didakwa melanggar Pasal 378 dan Pasal 372 KUH Pidana.

Dalam dakwaan JPU, peristiwa tipu gelap miliaran itu bermula saat korban bertemu dengan terdakwa pada 2015. Saat itu terdakwa bercerita telah memenangkan tender proyek membangun hotel di Bali senilai Rp 53 miliar.

Baca Juga: MUI Jabar Imbau Imam-Khatib Shalat Idul Adha Tak Baca Surat Panjang dan Persingkat Ceramah

"Terdakwa kemudian meminta bantuan modal kepada korban dan menjanjikan proyek itu akan menguntungkan. Korban kemudian menyetujuinya," kata JPU berdasarkan surat dakwaan yang diterima Galamedia, Kamis, 30 Juli 2020.

Percaya dengan omongan terdakwa, korban pun secara bertahap menyetorkan dana ke terdakwa sebanyak 16 kali. Berdasarkan data, setoran dimulai dari September 2015 hingga Januari 2017 dengan total Rp 13,5 miliar.

"Setelah proyek selesai dan terdakwa dibayar lunas, dia tidak mengembalikan uang korban beserta keuntungannya sebagaimana yang dijanjikan‎. Terdakwa berdalih proyek itu tidak menguntungkan," ungkap JPU.

Baca Juga: Lupakan Johnny Depp, Amber Heard Mantap Menjalin Kasih dengan Sinematografer Cantik Bianca Butti

Korban pun tidak percaya dan menghubungi akuntan publik meminta audit keuangan hotel tersebut. Dari hasil audit, keuangan hotel itu menguntungkan. Artinya, terdakwa sudah berbohong kepada korban.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X