Berkat Sopir dan Kernet Elf, Kasus Peredaran Narkoba Sabu-sabu Berhasil Diungkap

- 6 Agustus 2020, 15:12 WIB
Sat Narkoba Polres Tasikmalaya mengamankan pengedar dan pemakai sabu di lokasi yang berbeda. (Septian Danardi). /

GALAMEDIA - Pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu dibekuk Sat Narkoba Polres Tasikmalaya. Kedua tersangka diamankan di daerah berbeda, yakni di kawasan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Bandung.

Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya, AKP Ngadiman menyebutkan, pengungkapan kasus peredaran sabu di wilayah Kabupaten Tasikmalaya itu berawal dari kecurigaan kondektur dan sopir armada angkut jenis elf jurusan Bandung - Cikatomas yang mendapat titipan paket kotak dari salah satu tersangka.

Sopir dan kondektur curiga karena tersangka menyebutkan paket merupakan aksesoris HP. Namun paket yang dibungkus olastik warna hitam dan dilakban bening itu sangat ringan. Sehingga melaporkan titipan paket itu ke pihak Polres Tasikmalaya.

Baca Juga: Sudah Menyebar, Pejabat China Peringatkan Penyakit Jauh Lebih Mematikan dari Virus Corona

Kemudian, polisi melakukan penyelidikan dan mengembangkan temuan itu hingga paket sampai kepada sang pemesan. Setelah menemukan pemilik paket. Petugas langsung memeriksa. Awalnya pemilik paket berinisial AT warga Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, mengelak bahwa paket tersebut berisi narkoba.

Namun setelah didesak dan dibuka ternyata isinya sabu-sabu. Petugas langsung mengamankan tersangka AT pada 19 Juli 2020.

"Paket itu berisi sabu-sabu seberat 0,40 gram. Dibeli dari salah satu pengedar di Bandung," saat gelar perkara di halaman Mako Polres Tasikmalaya, Kamis 6 Agustus 2020.

Baca Juga: Beraksi dengan Mobil Dinas, Terbukti Habisi 83 Perempuan Mantan Polisi Ini Berharap Dihukum Mati

Kepada petugas AT mengaku, sabu tersebut tidak untuk diedarkan lagi tapi untuk pakai sendiri. Dari AT dikembangkan ke pengedar NR dan tak berselang lama, NR dibekuk di kediamannya di Kota Bandung.

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X