Operasi Yustisi dan Pembagian Masker Rangkaian Acara Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65

- 16 September 2020, 11:22 WIB
operasi yustisi sekaligus pembagian masker secara gratis yang dilakukan oleh kapolres dan kasatlantas polres Cimahi, Jln. Jend. Amir Machmud, Cigugur Tengah, Kota Cimahi, Rabu (16/9/20). /Job/

GALAMEDIA - Kapolres Cimahi bersama jajarannya melakukan pembagian masker secara gratis dan melaksanakan operasi yustisi sebagai penegakan disiplin dalam rangka menekan jumlah penyebaran covid-19. Sekaligus sebagai rangkaian acara dalam memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65 dengan nuansa yang berbeda, ditengah pandemic Covid-19.

Kapolres Cimahi, AKBP M. Yoris Marzuki mengungkapkan jika operasi yustisi ini merupakan salah satu bentuk pengetatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Cimahi. Dalam operasi yang dilakukan ini petugas gabungan akan berkeliling untuk mendisiplinkan warga yang berkerumun dan tidak menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Klaim Telah Bicara dengan Raja Salman, Trump Yakin Arab Saudi Segera Akhiri Permusuhan dengan Israel

"Operasi ini dilaksanakan untuk menghindari penyakit corona, kami bersama jajaran TNI dan Satpol PP melakukan kegiatan ini setiap hari pagi hingga malam di 48 titik, di Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Margaasih," ungkap Kapolres Cimahi saat ditemui di depan Polres Cimahi, Jln. Jend. H. Amir Machmud, Cigugur tengah, Kota cimahi, Rabu 16 September 2020.

Lebih lanjut Yoris mengatakan, rangkaian kegiatan acara ini salah satunya yaitu mendata dan mendisiplinkan pengendara yang tidak mengenakan masker. Kemudian jika Peraturan Daerah atau Perda sudah diberlakukan maka akan dikenakan sanksi bagi para pelanggar.

Baca Juga: Hendak Bangun Pemukiman Yahudi, Israel Keluarkan Surat Perintah Pembongkaran Masjid di Yerussalem

"Bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker akan ada sanksi bisa berupa denda atau sanksi sosial lainnya. Setiap hari dibeberapa tempat kita mobile atau berpindah dengan menurunkan 48 tim," katanya.

Dirinya juga mengatakan jika kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro Dan Komunitas (PSBMK) terus dilaksanakan terkait operasional nya Wali Kota sendiri yang nanti akan menentukan. Salah satunya yaitu membubarkan kerumunan di atas jam sembilan malam.

Baca Juga: Kasus RTH Kota Bandung, KPK Mintai Keterangan 5 ASN dan 9 Karyawan Bank

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X