Pelaku Perusakan Madrasah di Tasikmalaya Ternyata Masih Pelajar, Dua Orang Berhasil Diciduk

- 24 September 2020, 15:47 WIB
ILUSTRASI. (Pikiran Rakyat) /

GALAMEDIA - Dua remaja diduga anggota geng motor asal Sindang Kasih dan Cikoneng, Kabupaten Ciamis terekam CCTV saat ikut melakukan perusakan madrasah, Minggu 20 September 2020 dini hari lalu. Polisi juga masih memburu pelaku lainnya, yang diperkirakan jumlahnya puluhan.

Keduanya yakni H dan R ditangkap Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota terlibat dalam aksi pengrusakan Madrasah DTA Al-Barokah di Kampung Cieunteung Sukarame, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto menyebutkan, dua remaja yang diamankan masih berstatus pelajar. Pengungkapan ini dari hasil penyelidikan rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi dan keterangan saksi.

Baca Juga: Gara-gara Nikahkan Suaminya, Seorang Perempuan Nekat Hantam Imam Masjid dengan Balok saat Bersujud

"Sudah kami amankan dua orang pelaku perusakan. Tersangka lain masih dalam pengejaran. Diduga pelaku perusakan tersebut ada puluhan pelaku. Kami juga berkoordinasi dengan Polres tetangga untuk pengungkapan kasus perusakan ini," kata Anom, Kamis, 24 September 2020.

Dikatakanya, perusakan Madrasah yang terjadi di Kota Tasikmalaya memang baru pertama kali dilakukan oleh kelompok geng motor. Motifnya sendiri masih dalam pemeriksaan lebih dalam terhadap dua pelaku yang ditangkap.

Ditambahkan Anom, terlihat dari rekaman CCTV jumlah pelaku berjumlah puluhan orang. Mereka rata-rata menggunakan helm dan menenteng senjata tajam. Sehingga diperkirakan pelaku akan bertambah.

Baca Juga: Dijuluki Prince Charming Dunia Nyata, Pangeran Carl Philip Tampil Ala Militer Publik Swedia Meleleh

Sementara dua tersangka bisa diancam pasal 170 KUHPidana dan terancam hukuman 5 tahun.***

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X