Siswi SMK di KBB Jadi Korban Bullying Alami Depresi hingga Meninggal Dunia, Keluarga Tuntut Pelaku di Proses

- 10 Juni 2024, 23:20 WIB
Siti Aminah ibunda dari Nabila Fitri Nuraini perlihatkan foto sang anak yang menjadi korban Bullying teman sekelasnya di SMK Bandung Barat .
Siti Aminah ibunda dari Nabila Fitri Nuraini perlihatkan foto sang anak yang menjadi korban Bullying teman sekelasnya di SMK Bandung Barat . /GALAMEDIANEWS/Deni Supriatna/

GALAMEDIANEWS - Seorang siswi bernama Nabila Fitri Nuraini (18) yang merupakan pelajar dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jawa Barat, diduga menjadi korban perundungan oleh teman kelasnya. 

Akibat perundungan yang dialami, Nabila Fitri Nuraini yang saat ini duduk di kelas 3 SMK itupun mengalami depresi hingga meninggal dunia pada Kamis 6 Juni 2024 baru lalu. kemarin. 

Kepergian Nabila Fitri Nuraini menjadi luka mendalam bagi keluarga. Pasalnya siswi kelas 3 SMK itu merupakan sosok anak pendiam dan baik dalam berprilaku. 

Ibunda korban, Siti Aminah mengatakan, pihaknya mendapat informasi bahwa anaknya yang saat ini menginjak kelas 3 SMK tersebut menjadi korban aksi bullying oleh teman kelasnya. 

Baca Juga: Tiga Pelaku Perudungan di Tasikmalaya yang Ditetapkan Jadi Tersangka, Dipulangkan ke Orangtuanya

Menurut Aminah, sosok Nabila Fitri Nuraini merupakan anak pendiam dan tidak pernah menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tua. 

"Anaknya saya tipenya orangnya pendiam tidak pernah cerita kalau ada yang melakukan seperti ini , saya tau anak saya di bully pun melalui sahabatnya yang cerita ke saya bahwa anak saya diperlakukan seperti itu, lalu saya tanya ke anak saya ternyata betul (korban bullying," ujar Siti Aminah saat ditemui di kediamannya di Kampung Centeng, RT 05 RW 07, Desa Cihanjuang, Parongpong, Bandung Barat pada Senin 10 Juni 2024.  

Dijelaskan Aminah, pihaknya sempat ingin melaporkan ke pihak sekolah terkait perundungan yang dialami anaknya. Namun dilarang oleh korban karena tidak mau memiliki masalah.

Baca Juga: Bullying Semakin Marak , Ajarkan Anak Tidak Menjadi Pelaku Perundungan

"Saat saya akan melaporkan ke Kepala Sekolah dan Wali kelas, saya tidak diperbolehkan oleh anak saya dengan alasan 'ke sekolah untuk mencari ilmu bukan untuk mencari musuh", ucapnya menirukan almarhum Nabila. 

Halaman:

Editor: Heriyanto Retno


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah