Sepanjang 2019, Vanessa Angel Paling Dicari di Google Malaysia

- 13 Desember 2019, 19:11 WIB
Vanessa Angel /kabarin.co

GOOGLE Malaysia telah merilis kata atau istilah yang paling banyak dicari di kalangan pengguna di Malaysia sepanjang tahun 2019 ini. Ternyata, dalam kategori Orang, nama Vanessa Angel, aktris sinetron dan FTV Indonesia, muncul sebagai nama orang yang paling banyak dicari di Google Malaysia.

Data Trends Google Malaysia seperti dilansir media The Star, Jumat (13/12/2019), menunjukkan pencarian untuk Vanessa melonjak pada Januari tahun ini. Ini bisa jadi terkait dengan ramainya pemberitaan penangkapan Vanessa pada Januari lalu dalam kasus prostitusi online.

Seperti diketahui, pada 5 Januari 2019, Vanessa Angel dan model majalah dewasa, Avriellia Shaqqila, serta 2 orang dari pihak manajemen dan 1 orang lainnya dibawa ke Markas Polda Jawa Timur untuk dimintai keterangan. Satu orang di antaranya kemudian ditetapkan jadi tersangka.

"Ada satu tersangka yang diduga melaksanakan transaksi elektronik di situ di mana transaksi prostitusi online dan ada mucikari," kata Kasubdit V Cyber Crime AKBP Harissandi di Surabaya saat itu, seperti dilansir dari detikcom.

Polisi menangkap Vanessa Angel di sebuah hotel. Vanessa dilaporkan bertarif Rp 80 juta untuk sekali kencan.

Adapun tokoh-tokoh lain di kategori Orang, tampaknya netizen Malaysia tertarik dengan masalah perkawinan beberapa selebriti. Kategori 10 besar termasuk PU Abu Sufyan, seorang pengkhotbah TV yang mendapati dirinya terlibat dalam kontroversi tahun ini karena menceraikan istrinya yang sedang hamil untuk menikahi wanita lain. Ada pula aktris Hong Kong Jacqueline Wong yang terjebak dalam skandal cinta dengan penyanyi Andy Hui, yang menikah dengan aktris Sammi Cheng.

Dalam kategori Orang ini juga termasuk penyanyi Singapura Aliff Aziz yang menjadi berita utama karena dugaan perselingkuhannya. "Aliff Aziz curang lagi" adalah salah satu istilah pencarian terkait yang populer.

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X