Vitamin D Jaga Daya Tahan Tubuh, Selain dari Sinar Matahari juga Bisa Didapat dari Makanan Ini

- 28 November 2020, 14:40 WIB
Pancaran Sinar Matahari Mengandung Vitamin D Alami/ /Pixabay

GALAMEDIA - Vitamin D adalah vitamin yang sangat diperlukan tubuh untuk menguatkan tulang dan gigi serta untuk menjaga daya tahan tubuh. Sebagian besar asupan vitamin D bisa mudah didapat dari paparan sinar matahari

Namun, Anda juga bisa mencukupi vitamin D harian dari beragam makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Jadi, mana yang lebih baik: berjemur di bawah terik matahari atau dari makanan saja?

Dikutip galamedia daari berbagai sumber Vitamin D adalah nutrisi yang bisa didapat dari makanan dan sinar matahari Nama lain vitamin D adalah “vitamin matahari” karena hampir 80% vitamin D yang dibutuhkan tubuh berasal dari sinar matahari. Akan tetapi, vitamin D itu sendiri terdiri dari dua bentuk, yaitu vitamin D2 dan vitamin D3.

Baca Juga: Wajib Diketahui, Berikut Udzur Sholat, Syarat Sah Solat, dan Macam-macam Hadats

Vitamin D3 inilah yang sebenarnya disebut dengan vitamin matahari. Tubuh Anda akan memproduksi vitamin D secara otomatis ketika terpapar sinar matahari dengan mengubah kolesterol pada kulit menjadi calcitriol. Calcitriol akan langsung disalurkan ke hati dan ginjal untuk menghasilkan vitamin D3 (kalsiferol) yang dibutuhkan oleh tubuh.

Sementara itu, vitamin D2 yang punya nama lain ergokalsiferol dapat ditemukan pada sejumlah sumber makanan nabati.Tumbuh-tumbuhan ini memproduksi sendiri kandungan vitamin D2-nya dengan mengolah radiasi sinar UV yang mereka terima.

Lalu, sumber terbaik vitamin D adalah?
Kualitas vitamin D3 (kalsiferol) yang berasal dari sinar matahari dilaporkan jauh lebih unggul daripada vitamin D dari makanan. Pasalnya, vitamin D3 lebih mudah dicerna oleh tubuh namun dapat bertahan lebih lama dalam peredaran darah. Karsiferol dinilai 87% lebih kuat dalam meningkatkan dan mempertahankan konsentrasi vitamin D dalam darah.

Ketika didapat pada waktu yang sama dengan porsi yang sama, kadar vitamin D2 (ergokalsiferol) turun drastis setelah 14 hari, sementara kadar kalsiferol justru memuncak pada hari ke-14 dan tetap stabil sampai 28 hari setelah asupan pertama.

Baca Juga: Wali Kota Cimahi Ajay Jadi Tersangka, KPK Sebut Commitment Fee Rp 3,2 Miliar

Maka dari itu, vitamin D3 lebih efektif untuk membantu tubuh untuk cepat menyerap kalsium, yang merupakan nutrisi penting untuk kesehatan tulang. Kalsiferol telah terbukti lebih efektif dalam menjaga kepadatan tulang pada orang dewasa usia lanjut sehingga mengurangi risiko patah tulang jika dibandingkan dengan ergokalsiferol (vitamin D2).

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X