Vaksin Penting Tapi yang Utama Atasi Pandemi Adalah Komitmen dan Kebijakan Pengendalian Covid-19

- 15 Januari 2021, 08:40 WIB
 Vaksin Covid-19 produksi Sinovac akhirnya tiba di Kota Cimahi pada Selasa 12 Januari 2021 sekitar pukul 14.15 WIB. Foto Ilsutrasi
Vaksin Covid-19 produksi Sinovac akhirnya tiba di Kota Cimahi pada Selasa 12 Januari 2021 sekitar pukul 14.15 WIB. Foto Ilsutrasi /Laksmi Sri Sundari/

GALAMEDIA - Vaksinasi secara massal sepertinya menjadi harapan pemerintah untuk menang melawan virus corona. Terlebih upaya selama ini belum bisa menekan pertumbuhan kasus Covid-19 yang terus menelan banyak korban.

Ada kesan bahwa vaksin diharapkan menebus kegagalan berbagai usaha pengendalian sebelumnya yang tidak menunjukkan hasil. Padahal, kegagalan ini lebih disebabkan oleh kebijakan yang kurang tepat atau implementasi yang tidak konsisten.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengingatkan bahwa vaksin hanya salah satu alat pengendalian Covid-19. Kesuksesan menekan laju pandemi bukan hanya ditentukan oleh adanya vaksin, tapi juga pelacakan yang tepat dan langkah pencegahan yang konsisten.

Baca Juga: Luar Biasa, Ini 5 Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari atau Malam Jumat

Berikut tulisan yang dikutip galamedia dari laman The Conversation yang ditulis kandidat doktor bidang Kebijakan Publik Australian National University.

Sebagai peneliti kebijakan publik dan orang yang pernah terinfeksi virus corona, saya melihat bahwa euforia dengan vaksinasi berpotensi mengendorkan upaya-upaya pengendalian yang telah dijalankan selama ini, yang sebenarnya juga belum optimal.

Informasi akurat dan kredibel bagaikan oksigen yang menyehatkan kita. palagi Kementerian Kesehatan Indonesia memperkirakan butuh 15 bulan untuk melaksanakan empat gelombang vaksinasi di seluruh wilayah. Belum ada indikasi apakah antibodi dari vaksin bisa bertahan selama itu.

Jadi, ada kemungkinan bahwa penerima vaksin gelombang pertama atau kedua sudah tidak lagi kebal saat program selesai. Saat kekebalan memudar, hanya protokol kesehatan yang bisa menekan penularan.

Baca Juga: Ini 3 Keutamaan di Hari Jumat yang Dicontohkan Nabi, Yuk Amalnkan Semoga Dapat Keberkahan

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X