Stop! Olahraga Normal Bagi Penyintas Covid-19, Ini Panduannya, Jangan Sepelekan Bahayanya

- 22 Januari 2021, 15:36 WIB
ilustrasi berolahraga. / Pixabay/pexels.com/@pixabay

GALAMEDIA - Di tengah pandemi ini, sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan fisik dan kesehatan mental. Berolahraga setidaknya 20 menit sehari disebut dapat membantu meningkatkan suasana hati, mengurangi kondisi medis serius, dan membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Namun, ternyata olahraga setelah sembuh dari Covid-19 atau penyintas Covid-19 kemungkinan bisa berpotensi bahaya. Berbagai studi menyebut ada banyak efek Covid-19 yang masih dirasakan pasien meski telah dinyatakan negatif.

Efek jangka panjang yang disebut post Covid-19 syndrome ini berbagai macam bentuknya. Mulai dari yang paling umum, yakni merasa mudah lelah walau hanya beraktivitas ringan-sedang, hingga kerontokan rambut, dan brain fog atau pikiran berkabut (masalah ingatan dan konsentrasi).

Baca Juga: Pahami Suntik 90 Derajat dalam Vaksin Covid-19, Jangan Sampai Tidak Sah, Fatal Akibatnya

Karena itu, dikutip galamedia dari berbagai sumber, menjalani kehidupan sehari-hari menjadi tantangan tersendiri bagi pasien yang sembuh dari infeksi virus ini. Beberapa pasien yang sembuh dari Covid-19 harus melakukan pemeriksaan lanjutan untuk menilai aktivitas sehari-hari yang aman atau tidak bagi kesehatan, termasuk berapa banyak porsi olahraga yang tepat.

Covid-19 pada dasarnya adalah penyakit pernapasan. Kebanyakan orang yang sakit karena infeksi virus SARS-CoV-2 ini mengalami gejala paru, seperti batuk kering dan sesak napas yang berlangsung sekitar 6 pekan.

Namun, bukti-bukti terbaru semakin memperjelas bahwa Covid-19 bisa berdampak pada berbagai sistem tubuh, seperti jantung, muskuloskeletal, sistem pencernaan, dan darah.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Gelang Power Balance Dapat Menyembuhkan Covid-19?

HSS Sports Medicine Institute di Kota New York baru-baru ini menerbitkan serangkaian pedoman dan pertimbangan kembali olahraga setelah sembuh dari Covid-19 untuk pasien gejala ringan hingga sedang.

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X