JANGAN PERCAYA Selingkuh Itu Indah! Faktanya Pelaku Akan Mengalami Trauma dan Anak Menjadi Korban

- 7 Januari 2022, 21:06 WIB
Ilustrasi korban perselingkuhan
Ilustrasi korban perselingkuhan /Pikiran Rakyat

GALAMEDIA - Siapa bilang selingkuh itu indah? Yang jelas, bentuk penghiatan pada pasangan sahnya itu malah akan berdampak buruk bagi pelaku, bahkan anak turut menjadi korban.

Seperti disampaikan psikolog dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto yang menyebut  perselingkuhan dapat menyebabkan trauma bagi korban.

"Perselingkuhan dapat menyebabkan trauma. Mereka yang mengalami perselingkuhan ternyata memenuhi kriteria untuk gangguan stres pascatrauma (PTSD)," kata Kasandra saat dihubungi,  Jumat 7 Januari 2022.

Baca Juga: Presiden Kazakhstan Perintahkan Tembak Mati Perusuh, Tak Menyerah Musnahkan!

Dia melanjutkan, berbagai masalah juga akan muncul sebagai respon emosional akibat perselingkuhan, antara lain banyak pikiran, gangguan makan dan tidur, suasana hati yang tidak menentu, masalah kesehatan, hingga depresi.

​​​​Hal tersebut, kata Kasandra, menyebabkan beberapa terapis dan psikolog mulai menggunakan istilah Gangguan Stres Pasca Perselingkuhan untuk menggambarkan kondisi mental mereka.

"Dampak yang dirasakan (oleh korban perselingkuhan) juga di antaranya menyalahkan diri sendiri dan merasa jika harga dirinya rendah," imbuhnya.

Baca Juga: Richard Arnold CEO Baru Manchester United, Pemain Legendaris MU Soroti Arnold

Selain itu, Kasandra mengatakan perselingkuhan juga akan membawa dampak negatif terhadap anak. Menurutnya, anak yang orangtuanya selingkuh bisa sangat tertekan, stres, atau depresi.

"Perasan tertekan seperti ini bisa membuat si anak menjadi lebih pendiam, jarang bergaul, dan prestasi sekolahnya akan merosot," ujar Kasandra dikutip dari Antara.

Sebaliknya, lanjut dia, anak juga bisa menjadi pemberontak. Jiwa labil seorang anak yang sedang depresi bisa menggiringnya ke dalam pergaulan yang salah dan membenci orang tua mereka.

Baca Juga: Kapal China Masuk Perairan Indonesia Bakal Meningkat di 2022, CEO IOJI Sampaikan Pesan ke Pemerintah

Oleh karena itu, Kasandra juga mengingatkan pentingnya menjaga komitmen dalam hubungan agar tidak terjadi perselingkuhan.

Ada pun cara yang dapat dilakukan untuk menghindari perselingkuhan dalam hubungan, menurut Kasandra, di antaranya mewujudkan komunikasi secara transparan dan harmonis atas saling pengertian satu sama lain.

Kemudian, meningkatkan kekuatan dan ketahanan diri yang dilandasi konsep diri dan rasa percaya diri yang mantap.

Baca Juga: Megawati Disebut Meninggal Dunia, PDIP Langsung Ambil Tindakan Hukum: Ibu Sehat Bugar!

"Kondisi ini dapat membantu dalam pengambilan keputusan secara tepat dan bertanggung jawab serta terhindar dari kemungkinan pengaruh negatif pihak lain," imbuh dia.

Tak hanya itu, mengembangkan kontak sosial secara baik dan sehat baik di dalam maupun di luar keluarga juga penting dilakukan.

Sementara itu, jika menjadi korban, Kasandra juga membagikan tips yang dapat dilakukan untuk membantu pemulihan pasca perselingkuhan, di antaranya mengatur tahapan penyembuhan, memperoleh kisah-kisah positif, menyadari dampak perselingkuhan, dan memilih jalan yang positif.

Baca Juga: Rutin Konsumsi Jahe Tubuhmu akan Langsing, Berikut 5 Manfaat Lainnya

"(Pemulihan) juga dapat dilakukan dengan menyusun rencana yang sehat dan produktif, hingga menjalankan proses terapi berkelanjutan," tukasnya.***

Editor: Dicky Mawardi


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x