Dua Kesenian Hampir Punah, Seni Toenil dan Tanjidor, Dipentaskan di Situ Rawa Binong, Bekasi

- 16 November 2019, 18:53 WIB

DINAS Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi pentaskan dua kesenian tradisional yang hampir punah. Keduanya yakni Seni Toenil dan Tanjidor yang dipentaskan di pergelaran seni di Situ Rawa Binong, Deltasmas, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (16/11/2019).

Sebelumnya, kedua kesenian tradisional itu direvitalisasi terlebih dahulu oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi.  

Kedua seni tersebut terancam punah dan kurang digemari masyarakat Bekasi.  Seperti seni Tanjidor Betawi pimpinan Bekong Mutadi, Bekasi Utara. Anggota kesenian ini semuanya sudah berusia tua, namun tetap mempertahankan seni sesuai aslinya, yakni Seni tanji Betawi. Ini terlihat dari alat musiknya, ada celo, tambur, gitar, ukulele, gong dan sebagainya.

Selain itu, ada Lingkung Seni Tanjidor Sinar Budi Asih pimpinan Bahrum. Bedanya, Seni Tanjidor yang satu ini sudah terkontaminasi (kolaborasi) dengan seni dari Tatar Sunda. Di situ ada gamelan pelog, seperti gambang, kendang, kenong, peking yang dipandu dengan klarinet, saxophone, trompet, dan trombone.

Sedangkan seni toenil dibawakan LS Kandaga Seni Raksa Budaya Desa Hegarnukti, Cikarang Barat.

Kabid Budaya, Dinas Kabudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Hj. Suwartikah menyebutkan, revitalisasi seni toenil dan tanjidor yang terancam punah oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk mengembalikan kejayaan seni tradisional tersebut, minimal bisa dikenal masyarakat zaman milenial sekarang.

Dikatakannya, kedua seni tradisional tersebut pernah berjaya di era tahun 1970-1980-an dan sempat menjadi primadona di Bekasi.

"Kami ingin mengangkat kembali seni tradisional tersebut, minimal kembali dikenal oleh masyarakat," katanya.

Dikatakannya, jika dikaji lebih jauh kedua seni tradisional tersebut bisa memunculkan karakter bangsa pada kalangan generasi milenial.

Halaman:

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X