Nikmatnya Kopi dari Erupsi Gunung Berapi

- 5 Desember 2019, 17:44 WIB
/ist

KEDAI "Lamor Coffe" menjadi destinasi ngopi kekinian di Kecamatan Puncu. Kedai kopi ini didirikan karena semakin meningkatnya respon publik terhadap Kopi Kelud sebagai salah satu produk unggulan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Lamor Kelud binaan LAZ Al Azhar.

Para petani kopi dan UMKM kini sudah semakin terbuka ruang untuk market place di Dusun Laharpang Desa Puncu Kec. Puncu, Kab. Kediri, Jawa Timur. Kedai "Lamor Coffe" ini sudah diresmikan oleh Agus Nafi, Direktur LAZ Al Azhar, Sabtu (9/11/2019) lalu.

Pasca erupsi letusan Gunung Kelud pada 2014, masyarakat binaan LAZ Al Azhar berinisiatif memanfaatkan lahan subur di sekitar lereng gunung Kelud untuk bertani kopi dan dijadikan sumber mata pencaharian sampai akhirnya kopi kelud dapat menembus pasar nasional. Mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan hingga Sulawesi.

LAZ Al Azhar bersama dengan masyarakat sekitar membangun kedai kopi sebagai upaya untuk meningkatkan geliat produktivitas dan kreatifvitas pelaku UKM dan mensinergikan terhadap program Desa Wisata Pemerintah Kabupaten Kediri.

Cita rasa kopi dan konsep kedai yang unik menjadi daya tarik tersendiri. Biasanya di akhir pekan kedai kopi ini sangat ramai pengunjung. Belum lagi, keberadaanya di lereng Gunung Kelud menambah suasana semakin nyaman dan membuat pengunjung betah berlama-lama.

Selain menikmati berbagai macam menu, pengunjung juga dapat bersantai sambil membaca berbagai macam buku yang telah disediakan.

"Menu andalan di kedai kami, tentunya kopi kelud dengan dua varian rasa primadona yaitu robusta dan rebrika. Kebanyakan pengunjung dari Surabaya, Sidoarjo, Malang bahkan kota yang berada di luar Kediri pasti mencari sensasi nikmatnya Kopi Kelud. Kami juga menyediakan makanan khas tradisional sebagai pelengkap saat bersantai seperti kacang rebus, jagung bakar, dan berbagai macam jus buah," terang Dhobit, Dasamas (Dai Sahabat Masyarakat) LAZ Al Azhar yang ditempatkan di Dusun Laharpang, melalui keterangan tertulisnya.

Dhobit berharap kedepannya Kopi Kelud makin dikenal ke seluruh Nusantara bahkan hingga mancanegara. Hadapannya agar kemandirian dan kesejahteraan petani yang dulunya korban erupsi ini bisa terwujud.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X