Produsen Kain asal Bandung Ini Tawarkan Hijab Tanpa Bau dan Gatal

- 9 Desember 2019, 00:10 WIB
/redaksi5

PRODUSEN kain asal Bandung, Daliatex kembali mengumumkan teknologi teranyarnya yakni bahan hijab antibakteri.

Setelah merilis bahan untuk hijab anti-air pertama di Indonesia, Daliatex meluncurkan lagi produk bahan kain terbaru yang khusus dikembangkan bagi muslimah yang aktif bergerak hingga ibu menyusui, dan diharapkan bisa menjadi solusi untuk pemakaian busana sehari-hari yang baik untuk kesehatan.

“Kita mengeluarkan hijab anti bakteri, karena bakteri kan memang bakteri ada dimana. Apalagi wanita yang suka berolahraga dan punya kegiatan di luar ruangan. Itu kan pasti lebih mudah berkeringat. Keringat itu kan memicu bakteri untuk lebih cepat berkembang biak. Tujuannya adalah meminimalisir bakteri tersebut, tidak bau dan gatal,” ujar Devina Unjoto, Marketing Executive Daliatex dalam acara Jakarta Halal Things di Senayan City, Jakarta Selatan, Ahad (8/12/2019).

Devina menyebutkan secara teknis teknologi kimia yang digunakan untuk produk ini tetap ramah lingkungan dan aman untuk dipakai di kulit. Proses sebelum perilisan produk ini juga memakan waktu yang cukup panjang mulai dari product testing, trial and error hingga market test.

“Kita sih ingin buat kain itu nomor satu nyaman digunakan, bisa dipakai sehari-hari seperti pesta, dan tetap yang tidak boleh dilupakan itu harus modis. Karena wanita Indonesia itu kalau nggak modis dia nggak mau beli, dan bisa dipakai mulai dari pelajar hingga wanita yang sudah bercucu,” ujar Devina.

Setelah masa pengujian di pabrik, efek anti bakteri dalam bahan dengan teknologi terbaru ini diakui bisa berkurang tergantung dari cara dan frekuensi pencucian kain, namun tidak serta merta akan menghilangkan keunggulan dari produk ini.

“Sejauh ini banyak brand yang tertarik karena ini teknologi baru yang bisa membuat wanita Indonesia lebih nyaman menggunakan hijab karena dengan teknologi ini bisa lebih percaya diri, cuma kita masih dalam tahapan menjajaki lebih lanjut lagi,” tutupnya.

Editor: H. D. Aditya


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X