Sejumlah Komunitas Berusaha Melestarikan Seni dan Budaya Sunda

- 10 Desember 2019, 18:01 WIB

SEJUMLAH komunitas mulai dari Laskar Sunda, Saampar Jagat dan komunitas lainnya asal tujuh kecamatan di Kabupaten Bandung berusaha mempertahankan seni dan budaya urang Sunda yang menjadi warisan para leluhur.

Para komunitas tersebut berasal dari Majalaya, Paseh, Ibun, Pacet, Ciparay, Banjaran dan Soreang.

"Pelestarian seni dan budaya Sunda itu untuk mencegah dari kepunahan, seiring dengan perkembangan zaman. Kami khawatir anak muda zaman sekarang yang menjadi generasi penerus tak mengenal berbagai jenis seni dan budaya Sunda," kata perwakilan komunitas dari Laskar Sunda  Kabupaten Bandung Deden Yogi kepada  galamedianews.com di Majalaya, Selasa (10/12/2019).

Deden mengatakan, seni dan budaya Sunda harus terus dilestarikan. Jangan sampai generasi muda tak mengenalinya. 

"Saat ini, mungkin saja banyak generasi muda yang belum mengenal, apa itu yang dinamakan karinding, celempung, kacapi suling, jaipongan dan seni budaya Sunda lainnya. Mereka tahunya, generasi milenial saat ini lebih banyak menggunakan gadget, ketimbang gemar melestarikan seni dan budaya Sunda," katanya.

Untuk memasifkan pengenalan atau sosialisasi seni dan budaya Sunda itu, imbuh Deden, pihaknya akan bersinergi dengan sejumlah sekolah di Kabupaten Bandung.

"Kami berharap, seni dan budaya Sunda itu menjadi pelajaran eskul bagi para siswa di sekolah. Makanya kami akan bersinergi dengan pihak sekolah untuk mengenalkan berbagai seni dan budaya Sunda," katanya.

Ia mengatakan, pada Kamis (12/12/2019), komunitas seni dan budaya Sunda akan melaksanakan pagelaran di SMA Bupi Majalaya.

"Dengan harapan pagelaran seni dan budaya itu menjadi daya tarik bagi para siswa," katanya.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X