Diakui jadi Warisan Budaya Tak Benda, IPSI Usulkan Tanggal 12 Desember jadi Hari Silat Nasional

- 13 Desember 2019, 18:38 WIB

KETUA Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengprov IPSI) Jawa Barat, Phinera Wijaya menegaskan, ditetapkannya silat sebagai 'Warisan Budaya Tak Benda' (WBTB) oleh UNESCO merupakan awal dari sebuah perjuangan.

Seperti diketahui, pada hari Kamis (12/12/2019) waktu Bogota Colombia Latino Americana, UNESCO telah resmi menetapkan silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Asli Insonesia.

"Diputuskannya silat oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Asli Indonesia tidak hanya membanggakan. Selain menjadi kehormatan juga merupakan tanggung jawab, karena diakui belum tentu menjadi akhir tapi awal," kata Icak sapaan akrab Phinera saat dijumpai dalam acara Sawala Jawara, di Balai Pengelolaan Taman Budata Jawa Barat, Jumat (13/12/2019).

Pada kesempatan itu, ia pun berencana akan segera berkordinasi kepada pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat, agar tanggal 12 Desember dapat dijadikan hari silat nasional.

"Kita akan ajukan agar tanggal 12 Desember ini bisa dijadikan hari silat nasional, apa lagi silat sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda asal Indonesia oleh UNESCO, yang merupakan lembaga tertinggi di bidangnya," katanya.

Tidak lupa, untuk menjawab tantangan UNESCO, pihaknya mengatakan akan terus mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar segera membangun kampung silat dengan luas sekitar 10 Hektare, tepatnya di Kiarapayung, Jawa Barat.

"Jawa Barat akan membangun kampung silat untuk menjawab UNESCO, ini tidak hanya akan menjadi referensi bagi Jawa Barat tetapi untuk dunia, kabarnya tahun 2021 fisiknya mulai dibangun, karena lahan sudah tersedia," ungkapnya.

Berbicara mengenai komitmen Pengprov IPSI Jawa Barat dalam melestarikan silat. Ia bersama insan silat Jabar akan lebih bertanggungjawab lagi, mengingat warisan tersebut bisa saja ditarik kembali oleh UNESCO.

"Kalau kata sunda, kedepan kita harus lebih 'ngamumule' lagi, lebih bertanggungjawab lagi. Dan kalau bicara komitmen harus diakui bahwa Jawa Barat sudah luar biasa tidak hanya tampil di rumah UNESCO saja di Prancis, kita pun sudah melakukan siskusi ke Belanda dalam upaya mewujudkan itu," jelasnya.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X