Ki Hajar Dewantara, Hari Pendidikan Nasional, dan Kapal Perang

- 2 Mei 2020, 08:50 WIB

HARI Pendidikan Nasional pada 2 Mei tak lepas dari nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau Ki Hajar Dewantara.

Ya, Hari Pendidikan Nasional memang diambil dari hari lahir Ki Hajar Dewantoro. Ia lahir di Pakualaman, 2 Mei 1889 – meninggal di Yogyakarta, 26 April 1959.

Situs wikipedia menyebut, ia adalah aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, dan pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda.

Ia adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.

Bagian dari semboyan ciptaannya, tut wuri handayani, menjadi slogan Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia.

Namanya diabadikan sebagai salah sebuah nama kapal perang Indonesia, KRI Ki Hajar Dewantara. Potret dirinya diabadikan pada uang kertas pecahan Rp20.000 rupiah tahun edisi 1998.

Ia dikukuhkan sebagai pahlawan nasional yang ke-2 oleh Presiden RI, Sukarno, pada 28 November 1959 (Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 305 Tahun 1959, tanggal 28 November 1959).

Ia juga dikenal sebagai satu dari tiga serangkai bersama Ernest Douwes Dekker dan Tjipto Mangoenkoesoemo. Ketiganya pernah diasingkan ke Belanda pada tahun 1914.

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X