Objek Wisata Pantai Sayang Heulang Tertutup untuk Wisatawan

- 25 Mei 2020, 19:32 WIB
Forkopimcam Pameungpeuk saat melakukan monitoring di Pantai Sayang Heulang, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Senin (25/5/2020).

OBJEK wisata Pantai Sayang Heulang di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut ditutup sementara dari kunjungan wisatawan usai Lebaran 2020 ini. Penutupan dilakukan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pameungpeuk bersama Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kecamatan Pameungpeuk.

Camat Pameungpeuk, Jeje Zaenudin, mengatakan sesuai instruksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, sampai saat ini objek wisata Pantai Sayang Heulang tertutup untuk kunjungan wisatawan. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Jadi untuk wisatawan, apalagi dari luar daerah sementara waktu tidak diperkenankan berwisata di Pantai Sayang Heulang. Hal itu berkenaan dengan situasi dan kondisi pencegahan Covid-19," ujarnya, Senin (25/5/2020).

Namun begitu, menurut Jeje, dalam praktiknya pihaknya tidak bisa menutup secara permanen objek wisata tersebut. Karena selain jadi objek wisata, Pantai Sayang Heulang juga dihuni penduduk sebanyak dua rukun tetangga (RT).

"Di sini juga ada warga yang tinggal, tiap saat keluar masuk area objek wisata jadi tidak bisa ditutup secara permanen," ucapnya.

Jeje menyebutkan, dari hasil monitoring yang dilakukannya bersama unsur Forkopimcam Pameungpeuk lainnya, masih ditemukan ada wisatawan yang datang. Namun sifatnya lokal atau merupakan penduduk setempat.

"Orang yang datang ini ternyata masih warga Pameungpeuk dan Desa Mancagahar. Jadi bukan wisatawan dari luar daerah," katanya.

Meski begitu, terang Jeje, mereka diwajibkan melakukan standar kesehatan, yaitu dengan menggunakan masker dan tidak bergerombol.

Jeje pun berharap, langkah yang dilakukannya tersebut mendapat dukungan dari semua pihak, sehingga penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut bisa cepat selesai.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X