Tempat Wisata di Kabupaten Bandung Mulai Beroperasi Juni

- 30 Mei 2020, 08:16 WIB
Pangalengan Kabupaten Bandung

PEMERINTAH Kabupaten Bandung melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) parsial di 5 kecamatan. Namun, Pemkab Bandung tengah bersiap memulai Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) atau New Normal pada awal Juni 2020.

"Tanggal 29 Mei adalah akhir dari PSBB Provinsi Jawa Barat di mana Kabupaten Bandung melakukan PSBB parsial. Namun bukan berarti langsung segalanya jadi serba boleh. Justru kita akan lakukan pengetatan, istilahnya New Normal atau AKB," kata Bupati Bandung Dadang M. Naser seperti dikutip wartawan PR, Handri Handriansyah.

Dadang menambahkan, dalam penerapan AKB nanti ada beberapa sektor yang akan mulai kembali dibuka. Salah satunya adalah tempat wisata, namun dengan tetap dengan standar protokol Covid-19.

Menurut Dadang, pengunjung tempat wisata pun akan dibatasi sampai 30 persen terlebih dulu. Itu pun tidak berupa rombongan yang bergerombol.

Selain itu, pengelola tempat wisata juga harus membuat perjanjian dengan gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung jika ingin mulai buka. Perjanjian tersebut akan mengikat mereka agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Selain tempat wisata, Dadang juga menyebut, industri bisa kembali normal dan berjalan dengan tetap menerapkan jarak fisik. Begitu pula sektor perdagangan yang pembatasan jam operasionalnya akan mulai dilonggarkan.

Sektor pendidikan pun akan segera disiapkan untuk kembali dibuka. Namun sekolah harus menerapkan pembatasan kapasitas dengan pembagian shift per minggu atau di hari yang sama pada pagi dan siang serta pengaturan jarak antarsiswa.

Tak lupa juga, Dadang juga mengaku akan memperbolehkan tempat ibadah dibuka kembali untuk menggelar Salat Jumat. Namun protokol standar Covid-19 tetap harus diterapkan seperti jarak fisik.

Meskipun demikian, wacana AKB tersebut hanya akan diterapkan di zona biru dan hijau, sedangkan di zona merah masih dilarang. Namun ia belum menyebutkan mana saja zona yang sudah biru dan hijau tersebut.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X