AJD Sahabat Budaya Bantu Seniman Terdampak Pandemi Covid-19

- 30 Mei 2020, 12:47 WIB
R.Ay. Dr. DOMINICA DINIAFIAT, ST.MM, menyerahkan bantuan secara simbolik kepada sutradara panggung, Irwan Riyadi, diapit dua pendiri Yayasan swargaloka, Suryandoro dan Dewi Sulastri. Acara berlangsung di Sanggar Swargaloka Jakarta.

Modal budaya yang berwujud nilai keselarasan hubungan antar manusia memberikan green line, bahwa manusia sesungguhnya adalah makhluk sosial (social organism). Manusia senantiasa terikat dan mengikatkan diri pada manusia lain di lingkungan sosialnya.

Demikian antara lain disampaikan oleh penggiat seni dan budaya, R.Ay. Dr. Dominica Diniafiat, ST.MM, saat menyerahkan bantuan untuk para seniman dan budayawan terdampak pandemi Covid-19, di Sanggar Swargaloka, Jakarta, belum lama ini.

“Budaya bangsa Indonesia menjunjung tinggi nilai keselarasan, dan keseimbangan. Berusaha menginternalisasikan nilai-nilai kesosialan. Sehigga sedemikian rupa tercipta suasana keakraban, solidaritas, integritas, dan kebersamaan yang genuine, baik secara lahiriah maupun batiniah,” ujarnya.

Kendati demikian, kata penggiat seni dan budaya yang akrab disapa bunda Ajeng ini, jangan berhenti pada tataran konseptual-teoritis. “Namun selalu mementingkan substansi yang memproduksi solusi terhadap permasalahan kebangsaan dan kemanusiaan dengan tindakan nyata,” paparnya antusias.

Gotong royong, kata Ajeng lagi, harus menjadi kunci dan sekaligus inti dari pemulihan kehidupan masyarakat Indonesia terkait dengan dampak pandemi Covid-19. Masyarakat Indonesia harus meyakini hanya dengan cara gotong royong pemulihan kehidupan sosial dapat dipercepat. “Pada saat bencana nasional seperti inilah gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia akan dirasakan manfaatnya oleh semua lapisan masyarakat,” ujarnya.

Pandemi Covid-19 menjadi ancaman semua orang tanpa melihat strata, golongan, suku, agama, kaya atau miskin. Semua orang terkena dampak pandemi tersebut. Para pekerja seni dan budayawan juga tidak luput dari musibah ini.

“Oleh karena itu melalui gerakan ‘sahabat budaya’ ini, dapat kita ciptakan solidaritas kemanusiaan.  Apalagi para seniman dan budayawan, mereka adalah salah satu penyangga ketahanan budaya Indonesia,” ujar pendiri komunitas AJD Sahabat Budaya ini.

Melalui komunitas AJD Sahabat Budaya ini, Ajeng memberikan sumbangan dalam bentuk kebutuhan pokok (sembako), kepada para seniman dan budayawan yang terdampak Covid 19. Tidak hanya di kota Jakarta dan sekitarnya, melainkan juga para seniman dan budayawan di kota lain, hingga ke Sulawesi Utara, dan daerah lainnya.

“Dengan gotong royong kita harapkan kehidupan sosial segera pulih dengan cepat. Kondisi sekarang kebutuhan pokok sangat diperlukan karena banyak orang tidak dapat bekerja. Orang membutuhkan uluran tangan pihak lain untuk bertahan,” ujar salah satu Dewan Penyantun Yayasan Swargaloka ini.

Halaman:

Editor: boedi azwar


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X