Sejarah Singkat Peringatan Hari Lahir Pancasila

- 1 Juni 2020, 07:02 WIB

PADA 1 Juli 1945, Soekarno berpidato di hadapan sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan). Ia berpidato di gedung Chuo Sangi In di Jalan Pejambon 6 Jakarta.

Pada situs wikipedia disebutkan, gedung tersebut merupakan gedung Volksraad (Perwakilan Rakyat). Sebelumnya badan ini mengadakan sidangnya yang pertama pada 29 Mei. Rapat dibuka pada 28 Mei 1945 dan pembahasan dimulai keesokan harinya 29 Mei 1945 dengan tema dasar negara.

Setelah beberapa hari tidak mendapat titik terang, pada 1 Juni 1945, Bung Karno mendapat giliran untuk menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia merdeka, yang dinamakannya "Pancasila". Pidato yang tidak dipersiapkan secara tertulis terlebih dahulu itu diterima secara aklamasi oleh segenap anggota Dokuritsu Junbi Cosakai.

Pidato ini pada awalnya disampaikan oleh Soekarno secara aklamasi tanpa judul. Pidato itu baru mendapat sebutan "Lahirnya Pancasila" oleh mantan Ketua BPUPKI Dr. Radjiman Wedyodiningrat dalam kata pengantar buku yang berisi pidato yang kemudian dibukukan oleh BPUPKI.

Dan sejak tahun 2017, tanggal 1 Juni resmi menjadi hari libur nasional untuk memperingati hari "Lahirnya Pancasila".

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X