Bahaya! Kebanyakan Santap Makanan Tinggi Lemak Jenuh Bisa Kurangi Konsentrasi

- 3 Juni 2020, 11:00 WIB
ilustrasi

SEBUAH studi menyatakan, mereka yang makan makanan tinggi lemak jenuh memiliki kinerja yang lebih buruk pada tes kinerja berkelanjutan. Hal itu berbanding terbalik dengan mereka yang mengonsumsi makanan mengandung lemak jenuh lebih rendah.

Dengan kata lain, menurut studi yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition itu, hidangan tinggi lemak jenuh bisa mengurangi konsentrasi seseorang.

Untuk sampai pada temuan ini, para peneliti menggunakan data dari para peneliti sebelumnya yang mengeksplorasi efek makanan tinggi lemak jenuh terhadap peradangan dan kelelahan di kalangan wanita yang menderita kanker.

Pada hari penilaian, masing-masing dari 51 peserta menjalani tes kinerja berkelanjutan untuk mengukur konsentrasi, perhatian berkelanjutan, dan waktu reaksi.

Mereka kemudian makan satu dari makanan-makanan yakni sosis kalkun, telur, biskuit, dan saus. Makanan ini mengandung 60 gram lemak.

Setelah lima jam, para peserta mengambil tes kinerja berkelanjutan lainnya.

Satu dan empat minggu kemudian, para peserta kembali untuk mengambil tes lagi, tetapi mereka mengganti makanan yang mereka santap.

"Karena makanan-makanan itu berlemak tinggi dan berpotensi bermasalah (untuk tubuh), efek kognitif makanan berlemak tinggi-jenuh bisa lebih besar jika dibandingkan dengan makanan yang lebih rendah lemak," kata Annelise Madison, penulis utama studi ini dan mahasiswa pascasarjana dalam psikologi klinis di The Ohio State University.

Meskipun penelitian ini tidak menjelaskan alasan makanan tinggi lemak jenuh dapat mempengaruhi fungsi kognitif seseorang, Madison mencatat ada peningkatan peradangan yang juga dapat mempengaruhi otak seseorang.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X