Smiling West Jawa AKB Great Sale 2020, Bangktkan Kepariwisataan Jabar

- 1 Juli 2020, 16:53 WIB
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Dedi Taufik launching Smiling West Java Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Great Sale 2020 di halaman Kantor Disparbud Jabar, Rabu 1 Juli 2020. /Kiki Kurnia/


GALAMEDIA - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Dedi Taufik melaunching Smilimng West Java Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Great Sale 2020 di Kantor Disparbud Jabar, Jln. L.L. R.E. Martadinata 209 Bandung, Rabu 1 Juli 2020.

Dedi Taufik menyebutkan, kegiatan tesebut sebagai upaya untuk mengembalikan kepercayaan persepsi pasar pariwisata di Jabar pada fase pemulihan (Juni - Desember 2020), dan mengembalikan gerak perekonomian di Jabar yang menurun akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga: Sehari Rilis Ditonton 86,3 Juta Orang, BLACKPINK Pecahkan Tiga Rekor

Dikatakan Dedi, sebagai provinsi yang dinobatkan sebagai provinsi pariwisata oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sebagai langkah utama dalam pergerakan fase new normal di sektor pariwisata, pihaknya mendukung Smiling West Java AKB Great Sale 2020 sebagai motor penggerak untuk menghidupkan kembali industri pariwisata yang sempat terhenti.

"Smiling West Java AKB Great Sale 2020 merupakan hasil kerjasama industri pariwisata dengan memebrikan diskon atau potongan harga yang berlangsung mulai 1 Juli hingga 30 Agustus 2020 untuk semua industri pariwisata di Jabar," tandasnya.

Baca Juga: Gojek Siap Laksanakan Protokol Kesehatan di Masa AKB Kota Bandung

Kegiatan ini didukung bberapa asosiasi pariwisata seperti PHRI Jabar, Asita, Putri Jabar, APPBI, Aprindo, Ihgma, PWI Jabar dan PRSSNI serta didukung tiket.com untuk mempromosikan industri pariwisata di Jabar ke seluruh Indonesia.

Sedangkan peserta yang ikut serta dalam Smiling West Java AKB Great Sale 2020 terdiri dari 480 hotel, 340 resto, 74 mal, 40 destinasi pariwisata, pengusaha ritel dan UKM. Kegiatan ini serentak dilaksanakan di seluruh kabupaten kota di Jabar dengan target wisatawan domestik asal Jawa Barat.

Baca Juga: Kegiatan Belajar di Sekolah Daerah Zona Hijau Berlangsung 13 Juli 2020, Kelas Hanya Berisi 18 Orang

Namun kata Dedi, ada beberapa kabupaten kota di Jabar yang tidak ikut serta dalam kegiatan ini dikarenakan risiko yang masih rentan Covid-19, seperti Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Bogor, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kota Depok, Kabupaten Subang, Kota Sukabumi, Kota Bekasi dan Kabupaten Sumedang.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X