Plis Jangan Cela Sakit Demam saat Terasa, Rasulullah Pun Marah kepada Si Pencela

- 12 Juli 2020, 03:10 WIB
Ilustrasi demam. /


GALAMEDIA - Setiap manusia pasti pernah merasakan sakit. Salah satu penyakit yang biasa dialami manusia adalah demam.

Kondisi badan panas membuat lidah tidak enak menelan sesuatu. Alhasil, dalam beberapa waktu seseorang harus istirahat jika menderitanya.

Meski semua rasa makanan pahit, tubuh panas hingga menggigil, namun manusia tidak boleh mencela penyakit yang satu ini. Pasalnya ada keistimewaan  yang jarang diketahui dari penyakit demam.

Bahkan Rasulullah SAW marah ketika ada orang yang mencela demam. Mengapa ya?

Manusia memang sulit untuk berbaik sangka terhadap musibah yang diberikan Allah SWT kepadanya. Seperti misalnya ketika mengalami sakit demam. Memang kondisi ini membuat badan begitu tidak enak.

Baca Juga: 80 Orang Ikuti PPDS di RSUD dr Moewardi, 25 Dokter Residen Terkonfirmasi Positif Virus Corona

Suhu tubuh tinggi dan menimbulkan rasa meriang, rasa makanan tidak enak, serta lemah dan lesu merupakan hal-hal yang dialami ketika mengalami sakit demam. Namun tidak dapat dipungkiri, jika manusia pasti akan menerima jatah penyakit ini.

“Demam adalah bagian jatah seorang mukmin dari neraka” Dari Munad Ibnu Syihab dan dinukil oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari

Tidak jarang beberapa diantara kita begitu marah ketika mengalami sakit ini. Misalnya dengan pernyataan-pernyataan berikut ini.

“Kenapalah harus demam, lagi banyak kerjaan, sekarang jadinya tidak bisa apa-apa”

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X