Vaksin Generasi Baru Tengah Dikembangkan, Bisa Mencegah Sakit dan Meninggal Akibat Virus Corona

- 10 Agustus 2020, 05:15 WIB
/

GALAMEDIA - Sebuah "vaksin generasi baru" yang mencegah orang jatuh sakit serta berpotensi meninggal akibat Covid-19 (virus corona) tengah dikembangkan.

Dilansir express.co.uk Ahad 9 Agustus 2020 Perawatan revolusioner mencegah virus corona memasuki sel reseptor virus tubuh sementara pada saat yang sama memungkinkan sistem kekebalan untuk mengenali virus dan mempelajari cara melawannya. Nantinya pun bisa digunakan untuk melawan virus lain seperti influenza musiman.

Jika percobaan terapi baru pada manusia berhasil, suplemen harian atau semprotan hidung dapat disiapkan awal tahun depan dan memungkinkan kehidupan pra-pandemi berlanjut tanpa harus menjaga jarak.


Ini juga akan menghilangkan kebutuhan akan vaksin konvensional yang sedang dikembangkan di seluruh dunia, termasuk dari Universitas Oxford. Menurut para ahli vaksin seperti itu kemungkinan membutuhkan suntikan penguat tahunan dan hanya dapat mengurangi keparahan Covid-19 dengan cara yang sama seperti suntikan flu yang ada.

Perawatan baru, yang sedang dikembangkan di AS dan didanai oleh investor Inggris, dibuat dari urutan protein sintetis yang meniru virus corona yang bertindak seperti "gabus" dan menghentikan infeksi dengan memasuki sel reseptor virus tubuh - yang dikenal sebagai ACE- 2 reseptor.

Ini telah dievaluasi oleh para ahli terkemuka di University of California. Hasil studi laboratorium yang menjanjikan bakal diterbitkan dalam jurnal pracetak Bio Archive pada hari Jumat mendatang.

Baca Juga: Frustasi Banyak Orang Bandel Enggan Pakai Masker, Satgas Covid-19 Ingin Libatkan Anak SD Sosialisasi

Ini menunjukkan terapi baru, yang dikenal sebagai Sars-Block, menghentikan 95 hingga 100 persen virus memasuki sel reseptor virus corona.

Andre Watson, seorang bioteknologi dan ahli dalam ilmu nano yang menemukan Sars-Block mengatakan, “Ini sangat menarik dan dapat merevolusi cara kita mengobati dan mencegah infeksi."

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X