Renungan Pagi, Ketika Allah Mengampuni Hambanya Karena Kecintaan kepada Sesama Makhluk

- 15 September 2020, 08:02 WIB
foto ilustrasi
foto ilustrasi /

GALAMEDIA - Diceritakan dalam Kitab Nasoihul Ibad karya Syeih Nawawi Al Bantani, telah berkata Asy-syibly, “Apabila engkau menginginkan ketenangan bersama Allah, maka bercerailah dengan nafsumu.” Artinya tidak menuruti apa yang menjadi keinginannya.

Telah ditanyakan keadaan Asy-Syibly di dalam mimpi setelah beliau wafat, maka beliau menjawab, : “Allah Taala berfirman kepadaku, "Apakah engkau mengetahui dengan sebab apa Aku mengampunimu ?
Maka aku menjawab : "Dengan amal baikku.”
Allah berfirman, : "Tidak".
Aku menjawab : "Dengan ikhlas dalam ubudiyahku."
Allah berfirman : "Tidak."

Baca Juga: WHO Keluarkan Peringatan! Angka Kematian Akibat Covid-19 Bakal Kembali Meningkat


Aku menjawab : "Dengan hajiku dan puasaku?"
Allah berfirman : "Tidak."
Aku menjawab : "Dengan hijrahku mengunjungi orang-orang shaleh untuk mencari ilmu.“
Allah berfirman : "Tidak."
Akupun bertanya : "Wahai Tuhanku, kalau begitu dengan apa?“ Allah menjawab : "Apakah engkau ingat ketika engkau berjalan di Baghdad kemudian engkau mendapati seekor anak kucing yang masih kecil dan lemah karena kedinginan, dan ia menggigil karenanya. Kemudian engkau mengambilnya karena rasa kasihan kepada anak kucing itu dan engkau hangatkan ia ?”
Aku menjawab : "‘Ya."
Maka berfirmanlah Allah : "Dengan kasih sayangmu kepada anak kucing yang masih kecil itulah Aku menyayangimu.". Wallahualam.***

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X